Akurat
Pemprov Sumsel

Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026: Ali/Devin Buat Kejutan, Sabar/Reza dan Alwi Farhan Terhenti

Dian Eko Prasetio | 9 April 2026, 19:51 WIB
Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026: Ali/Devin Buat Kejutan, Sabar/Reza dan Alwi Farhan Terhenti
Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, saat tampil di babak 16 besar Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026 di Ningbo, China, Kamis (4/9/2026). PBSI

AKURAT.CO, Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, menghadirkan kejutan dengan menembus babak perempat final di ajang Kejuaraan Bulutangkis Asia atau Badminton Asia Championships (BAC) 2026.

Berlaga di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China, Kamis, 9 April 2026, Ali/Devin berhasil mengandaskan perlawanan wakil Thailand, Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-Nga, dengan skor akhir 22-20, 15-21, dan 21-15.

Ali menyatakan bahwa kunci kemenangan mereka kali ini adalah lantaran berani mengubah pola permainan di tengah tekanan yang dilancarkan ganda asal Negeri Gajah Putih tersebut.

"Gim pertama kami kalah start. Kami akhirnya mengubah pola menjadi no lob pendek karena lawan punya no lob panjang yang sangat bagus," kata Ali.

Kemenangan ini terasa sangat emosional karena mengantarkan mereka ke babak perempat final sekaligus menantang duet ganda putra nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.

"Wah, sangat senang dan bangga, akhirnya ada kans bertemu peringkat satu dunia besok. Saya mau menjaga istirahat, pikiran, dan kesiapan harus lebih dari biasanya karena tidak gampang melawan mereka," kata Devin.

Sabar/Reza Lengah di Poin Kritis, Alwi Terpancing Emosi

Sayangnya, tren positif Ali/Devin gagal diikuti oleh Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang harus takluk di tangan wakil Chinese Taipei, Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee, dengan skor 14-21, 21-18, dan 15-21.

"Di gim ketiga kami terlalu terburu-buru ingin bermain no lob, padahal di gim kedua kami poinnya banyak dari main satu-satu dulu. Kami banyak lengah di poin-poin akhir," kata Reza.

Di sektor tunggal putra, harapan Indonesia melalui Alwi Farhan juga harus kandas. Alwi takluk di tangan unggulan ketujuh asal Jepang, Kodai Naraoka, dengan skor straight set 16-21 dan 17-21.

Juara Dunia Junior 2023 ini mengaku kesulitan keluar dari tekanan yang diberikan Kodai.

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, saat menghadapi wakil Jepang, Kodai Naraoka, di babak 16 besar Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026 di Ningbo, China, Kamis (8/4/2026). PBSI.

"Saya menyesal, namun balik lagi dalam bulutangkis bisa menang dan juga bisa kalah. Saya kurang puas dengan permainan saya tadi, saya tertekan terus dan beberapa kali terpancing emosi," kata Alwi.

"Mungkin itu trik bermain lawan, saya akan belajar untuk kembali lebih kuat. Keunggulan lawan menurut saya, dia bisa memainkan pertandingan yang unik dan juga pandai memancing emosi."

Dengan hasil ini, Ali/Devin menjadi salah satu tumpuan ganda putra Indonesia di perempat final menemani Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang sebelumnya sudah lebih dulu lolos.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.