Jadwal Lengkap F1 2024: Seri Bahrain dan Arab Saudi Digelar Sabtu karena Ramadan

AKURAT.CO, Federasi Otomobil Internasional (FIA) telah merilis jadwal rinci balapan Formula One (F1) 2024. Dua jadwal balapan seri pembuka yang digelar pada periode Maret akan dipercepat ke hari Sabtu dari yang biasanya digelar Minggu.
Perubahan dilakukan di Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi yang masing-masing dihelat pada 2 dan 9 Maret 2024. Perubahan jadwal di F1 2024 ini dilakukan karena menyesuaikan dengan kondisi Ramadan di dua negara muslim tersebut.
Total ada 24 seri di F1 2024 yang merupakan rangkaian terpanjang dalam sejarah balap mobil paling bergengsi di dunia ini. Ditambah dengan enam sesi sprint, F1 musim depan menyediakan 30 balapan.
Baca Juga: Balapan Makin Padat, Fernando Alonso Mengaku Tak Setuju Kalender F1 2024 Diperbanyak Jadi 24 Seri
Musim 2024 akan terentang mulai 9 Maret dari Bahrain berakhir pada 8 Desember di Abu Dhabi. Empat seri awal akan diselesaikan di kawasan Timur Tengah-Australia-Asia.
Australia mendapat giliran menyelenggarakan seri ketiga pada 24 Maret diikuti dua negara Asia Timur, Jepang dan China, pada 7 dan 21 April. Dilanjutkan dengan GP Miami pada 5 Mei lalu F1 bergerak ke seantero Eropa pada 19 Mei–1 September.
Emilia-Romagna di Italia akan menjadi seri pembuka tur Eropa pada 19 Mei dan akan berakhir kembali di negara yang sama untuk seri Italia pada 1 September.
Baca Juga: Kaget Didepak Haas, Mick Schumacher Targetkan Comeback di F1 2024
Balapan selanjutnya mampir di Asia untuk dua seri di Azerbaijan dan Singapura pada 15 dan 22 September. Kemudian bergerak ke benua Amerika untuk lima seri dengan dua balapan di Amerika Serikat dan masing-masing satu di Meksiko dan Brasil.
Seperti biasa, Timur Tengah akan kembali menjadi penutup musim dengan Qatar pada 1 Desember dan Abu Dhabi di Uni Emirat Arab pada 8 Desember. Adapun Enam sesi sprint digelar di China, Miami, Austria, Amerika Serikat, Brasil, dan Qatar.
F1 2024 akan menjadi ajang untuk melihat apakah pembalap Red Bull, Max Verstappen, bisa meraih gelar keempat secara beruntun atau Lewis Hamilton bisa bangkit untuk memecahkan rekor dengan gelar juara dunia ke delapan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







