Babak Baru UEFA vs ESL, Aleksandr Ceferin Kembali Nyatakan Penolakan atas Proposal Baru

AKURAT.CO, Masih ingat dengan proposal turnamen elite yang bernama European Super League (ESL) dua tahun lalu? Ya, proposal ini kembali muncul dan membuka lagi konflik dengan UEFA.
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, mengejek proposal yang disebut sudah berubah dari proposal dua tahun lalu itu. Ceferin menyebut bahwa ESL adalah turnamen yang hanya diikuti oleh dua tim saja.
“Saya berharap mereka memulai kompetisi yang fantastis secepat mungkin, dengan dua klub,” kata Ceferin sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: 3 Klub Pendiri ESL Mulai Ditindak UEFA
Polemik ini muncul selepas Pengadilan Keadilan Eropa menyatakan bahwa melarang klub bergabung dengan ESL merupakan tindakan melawan hukum.
Namun, Pengadilan Keadilan Eropa juga memberikan catatan bahwa keputusan itu bukan berarti ESL mesti disetujui.
ESL sendiri adalah turnamen elite Eropa yang diinisiasi salah satunya oleh Presiden Real Madrid, Florentino Perez.
Turnamen dalam format laga yang diusung oleh organisasi bernama A22 tersebut meniadakan promosi-degradasi untuk 12 tim elite Eropa. Tim-tim itu di antaranya adalah Madrid, Barcelona, Arsenal, Juventus, dan Manchester City.
Baca Juga: Terancam Hukuman UEFA, Juventus-Madrid-Barcelona Bertahan dengan ESL
“Saya sudah melihat apa yang sepertinya disebut sebagai presentasi A22,” kata Ceferin.
“Sulit untuk memutuskan jika Anda harus terkejut dan terhibur dengan apa yang dipertunjukkan. (Proposal) baru itu bahkan lebih tertutup ketimbang 2021 dan itu ditolak semua orang.”
Pemimpin Eksekutif A22, Bernd Reichart, mengatakan bahwa proposal baru ESL sudah berkembang dari proposal lama. Salah satunya adalah dengan membuat turnamen lebih terbuka merespons kritik pada 2021.
“Sebanyak 99 persen kritik (terhadap ESL 2021) di Inggris adalah menentang keanggotaan permanen, di mana Anda tidak bisa turun kasta,” kata Reichart.
“Mereka melihatnya sebagai pengkhianatan tradisi sepakbola. Kami kini berbicara tentang sebuah sistem liga di Eropa yang terbuka, bisa diakses, berdasarkan kepantasan, berdampingan dengan liga-liga domestik.”
ESL proposal baru yang diajukan A22 mengikutsertakan sebanyak 64 tim putra dan 32 tim putri. Promosi dan degradasi tetap berlaku serta tanpa anggota permanen.
“Jika kami bisa meyakinkan klub-klub dan pendukung mereka, mengapa tidak mereka bakal bergabung?” kata Reichart.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








