Desain dan Bahan Jersey Anyar Timnas Indonesia Dianggap 'Jelek', Muncul Tagar #BoikotErspo

AKURAT.CO, Kontroversi jersey anyar Timnas Indonesia ternyata belum berhenti. Terakhir, muncul hastag (tagar) #boikoterspo di media sosial karena polemik soal desain dan bahan kostum keluaran produsen lokal Erspo tersebut.
Kisruh #boikoterspo berawal dari kritik salah satu komentator sepakbola Indonesia, Justinus Lhaksana, di salah satu program bincang-bincang di saluran Youtube.
Dalam program bertajuk Bro Code yang tayang pada Sabtu (30/3) tersebut, Justinus Lhaksana yang juga dikenal dengan sapaan Coach Justin itu mengatakan bahwa jersey baru Timnas Indonesia keluaran Erspo tidak layak dibeli dengan harga semahal harga resmi saat ini.
Baca Juga: Waduh! Shin Tae-yong Komplain Jersey Latihan Anyar Timnas Indonesia Tak Serap Keringat
"Untuk gue kalau ini dijual 600 (ribu Rupiah), ini untuk gue value-nya pekgo (150 ribu Rupiah) doang ini," kata Justinus.
Salah satu kritik Justinus adalah logo Garuda dan bahan jersey yang sudah dipakai Timnas Indonesia di dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Vietnam pada 21 dan 26 Maret silam.
"Dari jersey-nya, bahannya dan logonya kesannya cuma ditempel doang. Enggak ada eksklusif-eksklusifnya sama sekali," kata Justinus.
Baca Juga: Resmi Diluncurkan, Jersey Timnas Indonesia Terinspirasi Kostum Tim yang Kalahkan Jepang Tahun 1981
Kritik tersebut bergulir di media sosial setelah desainer jersey Timnas Indonesia, Ernanda Putra, merespons Justinus. Ernanda menyebut Justinus tak paham desain.
Perang di media sosial kian melebar ketika pemilik Erspo, Muhammad Sadad, memberitahu Justinus bahwa kerjasamanya dengan Ernanda Putra telah selesai. Cuplikan percakapan dengan Sadad diunggah oleh Justinus di akun X-nya.
Kontroversi jersey Timnas Indonesia keluaran Erspo ini sebenarnya sudah dimulai sejak pertama kali diluncurkan beberapa hari sebelum Garuda menjamu Vietnam di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, 21 Maret lalu.
Ketika itu, Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengkritik secara langsung kualitas kostum latihan yang digunakan pemainnya. Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, kostum latihan buatan Erspo tidak menyerap keringat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








