Tak Dapat Lawan di FIFA Matchday, Timnas Malaysia Hadapi Klub Selandia Baru

AKURAT.CO, Tim Nasional Malaysia terpaksa hanya melakukan satu pertandingan internasional resmi pada jeda FIFA Matchday pekan ini.
Sedianya Timnas Malaysia menghadapi dua tim nasional namun hanya mendapatkan satu lawan, yakni Selandia Baru.
Sebagai hasilnya, Timnas Malaysia akan bertahan di Selandia Baru dan bertanding menghadapi klub setempat untuk mengisi jadwal FIFA Matchday pada 7-15 Oktober.
Harimau Malaya dijadwalkan bertandang ke markas Selandia Baru di Auckland, Senin (14/10). Namun belum diketahui kapan skuad asuhan Pau Marti tersebut bakal menghadapi klub.
Baca Juga: 'Genjot' Timnas Malaysia, Anwar Ibrahim Kucurkan Rp53,39 Miliar untuk Pemain dan Pelatih
Jadwal ini disertai dengan kabar penolakan delapan tim nasional untuk menghadapi Malaysia. Muncul pula wacana bahwa penolakan itu terjadi karena reputasi Timnas Malaysia dalam beberapa waktu terakhir.
Wakil Presiden Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM), Datuk Mohd Yusoff Mahadi, menolak anggapan tersebut. Menurutnya, tim lawan sudah punya jadwal pertandingan lain.
“Dalam situasi saat ini, bukannya tim besar tidak mau bermain dengan kita karena mereka juga melihat (kemampuan tim kita), tetapi mereka punya target sendiri,” kata Datuk Mohd Yusoff Mahadi, di Selangor, Malaysia, Senin (7/10), sebagaimana dipetik dari Berita Harian.
“Cuma mungkin jadwalnya tidak tepat karena mereka punya pertandingan lain. Jadi hambatan itu dari tim lawan dan bukan dari tim kita.”
Baca Juga: Di Bawah Bayaran Shin Tae-yong, Gaji Park Hang-seo Latih Timnas Malaysia Dinilai 'Kemahalan'
Hanya mendapatkan satu pertandingan resmi jelas merugikan bagi Timnas Malaysia karena mereka hilang satu kesempatan untuk meraih angka di ranking FIFA.
Adapun delapan tim yang dituju Timnas Malaysia di FIFA Matchday kali ini adalah negara-negara di Oseania. Di antaranya adalah Papua Nugini, Kaledonia Baru, Kepulauan Solomon, dan Fiji.
Legenda sepakbola Malaysia, Datuk Jamal Nasir Ismail, menyatakan bahwa FAM tak layak dipersalahkan dalam masalah ini.
Jamal sependapat dengan FAM bahwa Malaysia sulit mendapat lawan karena lawan sudah memiliki jadwal pertandingan. Malaysia pun, kata Jamal, juga bakal melakukan hal yang sama jika sudah memiliki jadwal laga.
“Kalau kita sudah mohon untuk main dengan negara lain dan ditolak, kita tak bisa berbuat apa-apa karena setiap negara punya komitmennya masing-masing,” kata Jamal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








