Imbas Sanksi FIFA, Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Gabriel Palmero Kini Tanpa Klub

AKURAT.CO, Pesepakbola naturalisasi yang sempat membela Tim Nasional Malaysia, Gabriel Palmero, dipastikan tak lagi dipekerjakan oleh klub yang meminjamnya, Unionistas De Salamanca, serta klub pemiliknya, Tenerife.
Pemutusan kontrak Gabriel Palmero ini merupakan imbas penolakan FIFA atas banding Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain dalam kasus pemalsuan dokumen naturalisasi pada pekan ini.
“Unionistas De Salamanca telah mencapai kesepakatan dengan Club Deportivo Tenerife untuk menghentikan masa pinjam Gabriel Palmero menyusul pemberitahuan dari FIFA pada 25 September dan penolakan banding pemain bersangkutan pada 3 November,” kata Salamanca dalam pernyataan resminya sebagaimana dipetik dari New Strait Times.
Baca Juga: FAM Dianggap Buang Uang Banding ke CAS, Tunku Ismail Siap Tanggung Biaya Gunakan Uang Pribadi
Bukan hanya itu, Salamanca juga menyebut bahwa mereka tidak menanggung kompensasi finansial atas pemutusan hubungan kerjasama dengan pemain berposisi gelandang berdarah Spanyol itu.
“Kesepakatan ini tidak memiliki tanggungan finansial oleh klub. Unionistas De Salamanca ingin berterimakasih atas dedikasinya selama masanya di Salamanca,” kata Salamanca.
Lahir di La Palma, Spanyol, 14 Januari 2002, Palmero dipinjamkan Tenerife ke Salamanca pada musim panas lalu. Ia baru bermain satu laga bersama Salamanca sebelum FIFA menjatuhkan sanksi terhadapnya.
Palmero adalah satu dari tujuh pemain yang direkrut oleh Timnas Malaysia tahun ini dan diperkarakan karena pemalsuan dokumen silsilah keluarga sebagai syarat untuk dinaturalisasi.
Baca Juga: Berisiko Dihukum Lebih Berat, FAM Disarankan Urungkan Niat Banding Sanksi FIFA ke CAS
Adapun enam pemain lainnya adalah Rodrigo Holgado, Facundo Garces, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, Hector Hevel, dan Imano Machuca. Ketujuh pemain ini disanksi masing-masing denda senilai 2.000 Franc Swiss dan larangan beraktifitas di sepakbola selama 12 bulan.
Palmero bukan pemain pertama yang diberhentikan klubnya sebagai imbas dari kasus pemalsuan dokumen naturalisasi pemain Timnas Malaysia.
Beberapa waktu lalu, klub Kolombia, America De Cali, dilaporkan tak lagi mempekerjakan Rodrigo Holgado yang merupakan pemain kelahiran Argentina.
FIFA juga mendenda FAM sebesar 350 Franc Swiss atas kasus ini. FAM merespons penolakan oleh Komite Banding FIFA dengan berencana mengajukan jalan terakhir melalui banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Banyak pihak memperkirakan bahwa CAS akan menolak banding FAM. Jika itu terjadi, Timnas Malaysia bisa didiskualifikasi dari Kualifikasi Piala Asia 2027 di mana tujuh pemain bersangkutan turut bermain di turnamen tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








