Inter Milan Tersingkir di Coppa Italia, Simone Inzaghi Sebut Pemainnya Bertarung dengan Kelelahan

AKURAT.CO, Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, menyoroti soal kelelahan fisik dan mental pemainnya menghadapi lima pertandingan menentukan dalam 15 hari ke depan.
Kelelahan itu sudah terindikasi dengan kekalahan di dua laga terakhir Inter Milan pasca mereka memastikan diri ke semifinal Liga Champions dengan menyingkirkan Bayern Munchen.
Yakni kalah 0-1 kontra Bologna di laga ke-33 Liga Serie A Italia 2024-2025, Minggu (20/4), dan tumbang 0-3 dari AC Milan di leg kedua semifinal Piala Italia, Rabu (23/4).
Baca Juga: Bungkam Inter Milan 3-0, AC Milan Melaju ke Final Coppa Italia
Sementara itu mereka harus menghadapi tim yang sedang dalam tren positif, AS Roma, di laga ke-34 Serie A, Minggu (27/4). Tiga hari selepas itu Nerazzuri akan bertandang ke markas Barcelona untuk leg pertama semifinal Liga Champions.
“Kami harus tetap bergerak,” kata Simone Inzaghi sebagaimana dipetik dari Football Italia. “Ada kelelahan fisik dan mental, kami harus lebih kuat dari yang saat ini.”
Selain karena jadwal yang padat, kelelahan mental juga menghantui Inter sebab posisi mereka saat ini krusial untuk mempertahankan diri meraih gelar tersisa.
Melawan Roma, misalnya, Inter harus menang karena posisi mereka saat ini di puncak klasemen Serie A terancam oleh intaian Napoli di posisi kedua dengan hanya berselisih jumlah gol.
Baca Juga: Hasil Bayern Munchen vs Inter Milan: Bermain Lebih Defensif, Nerazzuri Menang 2-1 di Allianz
Sementara melawan Barcelona juga akan menjadi laga besar karena lawan saat ini berada dalam tren positif sebagai pemuncak klasemen La Liga Spanyol.
“Petualangan ini memberikan kami banyak kegembiraan, tetapi juga beberapa kekecewaan, seperti (kekalahan atas AC Milan) malam ini,” kata Inzaghi.
“Kami seharusnya bisa lebih baik–kami kurang tajam di kedua kotak (permainan) pada momen-momen kunci pertandingan.”
Pun demikian, Inzaghi juga tak ingin menjadikan kelelahan sebagai permakluman atas buruknya capaian Inter di dua laga terakhir. Sebab, semua tim elite di Eropa berhadapan dengan kelelahan saat ini.
“Kami harus menunjukkan fokus maksimal di area penalti, dan malam ini kami tidak melakukannya. Semua tim berhadapan dengan kelelahan,” kata eks Pelatih Lazio tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








