Winger Tottenham Hotspur Manor Salomon Belum Bisa Keluar dari Israel karena Perang

AKURAT.CO, Pemain Tottenham Hotspur asal Israel, Manor Solomon, tertahan di negaranya karena perang. Sedianya Solomon dijadwalkan bergabung dengan Tottenham untuk latihan pramusim yang dimulai pada awal Juli mendatang.
BBC menulis bahwa Tottenham Hotspur menjalin kontak berkesinambungan dengan Manor Solomon sejak perang Iran dan Israel pecah pada Jumat (13/6) lalu.
“Kami secara konstan melakukan dialog secara reguler dengan seluruh pemain kami sehubungan dengan keberadaan dan keselamatan mereka,” kata salah seorang juru bicara Tottenham.
Baca Juga: Mehdi Taremi Tertahan di Teheran karena Perang, Inter Milan Klaim Sang Penyerang Aman
Manor Solomon sendiri baru melakukan pernikahan dengan kekasihnya, Dana Voshina, di kampung halamannya, Kfar Saba, Israel, sehari sebelum Israel menyerang Iran.
The Lilywhites–julukan Tottenham–sendiri saat ini sedang menjalani jeda setelah meraih gelar Liga Europa 2025-2026. Mereka baru akan melakukan pertandingan uji coba pada 26 Juli menghadapi Luton Town.
Adapun Manor Solomon direkrut Tottenham dari Shakhtar Donetsk pada 11 Juli 2023. Menit bermainnya minim di musim pertama dan kemudian dipinjamkan ke Leeds United yang bermain di kasta kedua.
Tottenham memulangkan kembali Solomon ke London setelah musim lalu pemain berposisi winger ini membantu Leeds United promosi ke Liga Primer Inggris. Solomon bermain di 39 laga dengan mencetak sepuluh gol di Championship.
Baca Juga: Tampil di Liga Champions, Tottenham Hotspur Rekrut Thomas Frank untuk Sepakbola Progresif
Salomon sejatinya bukan pesepakbola pertama yang tak bisa kembali ke klubnya sehubungan perang Iran-Israel. Sebelumnya ada penyerang Inter Milan, Mehdi Taremi, yang terpaksa bertahan di negaranya, Iran.
Mehdi Taremi tak bisa bergabung dengan Inter Milan yang saat ini berada di Amerika Serikat untuk mengikuti Piala Dunia Antarklub 2025. Taremi disebut berada di tempat yang aman di ibukota Iran, Teheran.
Memasuki hari kelima baku-tembak antara Iran-Israel, situasi tampaknya kian memanas. Indonesia sendiri juga terkena dampaknya sehubungan dengan perhelatan olahraga yang digelar di Bali.
Yakni atlet dari Kuwait, Irak, dan Iran batal datang ke Indonesia untuk mengikuti Kejuaraan Anggar Asia 2025 yang digelar di Bali International Convention Centre Westin Resort Nusa Dua, Bali, 17-23 Juni ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







