FIFA Sanksi FAM dan 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia, Pangeran Johor Duga Ada 'Tangan Asing'

AKURAT.CO, Sepakbola Malaysia sedang dihebohkan oleh sanksi FIFA terhadap federasi sepakbola dan tujuh pemain naturalisasi mereka. Sejumlah pihak ramai-ramai mengecam keputusan FIFA tersebut.
Salah satunya adalah Pangeran Johor yang juga merupakan figur penting dalam upaya Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) melakukan naturalisasi pemain dalam setahun terakhir, Tunku Mahkota Ismail.
Dalam pernyataannya melalui akun X, sosok yang juga dikenal dengan singkatan TMJ itu mempertanyakan sanksi yang dijatuhkan FIFA setelah induk organisasi sepakbola dunia tersebut sebelumnya mengesahkan pemain naturalisasi Malaysia.
Baca Juga: Kelahiran Argentina, Rodrigo Higualdo Kabarnya Pemain Naturalisasi Terbaru Timnas Malaysia!
Ismail bahkan menyatakan kemungkinan ada pihak yang sengaja terlibat dalam keputusan yang diumumkan di laman resmi FIFA pada Jumat (26/9) tersebut.
“FAM sudah ikut proses dan kerjasama dengan FIFA dan Pemerintah Malaysia. FIFA pun sebelumnya sudah menyetujui (naturalisasi pemain) tetapi kenapa keputusan bertukar sekarang?” tulis Ismail.
“Apa yang terjadi sampai tiba-tiba ada keputusan semacam ini? Apakah ada entitas luar yang terlibat memengaruhi keputusan FIFA?”
Dalam pernyataan resminya, FIFA menyebut bahwa mereka menjatuhkan sanksi terhadap FAM dan tujuh pemain Timnas Malaysia karena melanggar artikel 22 Kode Disiplin FIFA dalam hal pemalsuan dokumen.
Tujuh pemain dimaksud adalah Gabriel Felipe Arrocha, Imanol Javier Machuca, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
Baca Juga: Jadi Incaran Naturalisasi, Kapten Burnley Josh Brownhill Bantah Punya Keturunan Malaysia
FIFA mengatakan bahwa tujuh pemain tersebut terlibat dalam laga membela Malaysia di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 menghadapi Vietnam pada 10 Juni silam.
Kepada FAM, FIFA menjatuhkan sanksi denda senilai 350 ribu Franc Swiss atau sekitar Rp7,314 miliar. Sementara kepada pemain diterapkan denda senilai 2.000 Franc Swiss atau sekitar Rp41.795.000 untuk setiap orang.
Yang memberatkan sebenarnya adalah sanksi larangan beraktifitas dalam sepakbola selama 12 bulan terhadap pemain terlibat. FIFA memberikan FAM kesempatan mengajukan banding selama sepuluh hari sejak keputusan tersebut dikeluarkan.
Malaysia sendiri saat ini masih berjuang di Kualifikasi Piala Asia 2027 dengan menempati posisi teratas klasemen sementara grup F. Mereka mengoleksi enam poin dengan tiga poin terakhir dari kemenangan 4-0 atas Vietnam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






