Meski Hanya Bermain Imbang Saat Menjamu Persita, Hendri Susilo Tetap Apresiasi Perjuangan Malut United

AKURAT.CO Hasil imbang harus diterima Malut United saat menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026.
Bermain di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (16/5/2026), laga berakhir dengan skor 1-1.
Meski gagal meraih kemenangan di laga kandang terakhir musim ini, Pelatih Malut United, Hendri Susilo, tetap memberikan apresiasi kepada perjuangan para pemainnya sepanjang pertandingan.
Menurut Hendri, para pemain sudah menunjukkan semangat juang tinggi hingga peluit panjang dibunyikan. Hanya saja, hasil akhir belum berpihak kepada Laskar Kie Raha.
"Hasil pertandingan memang tidak sesuai harapan, tetapi saya puas dengan permainan tim secara keseluruhan. Semua pemain sudah bekerja keras sampai akhir pertandingan," ujarnya, dalam sesi konferensi pers usai laga.
Baca Juga: Malut United vs Persita: Laga Terakhir di Ternate, Laskar Kie Raha Kejar 3 Poin
Malut United sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan. Tim tuan rumah unggul dalam penguasaan bola dengan catatan mencapai 62 persen dan mampu menciptakan banyak peluang ke pertahanan Persita.
Namun, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi persoalan. Dari total 16 percobaan tembakan yang dilepaskan, hanya satu peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Laskar Kie Raha sempat tertinggal lebih dahulu lewat gol Andriano Saputra pada menit ke-10. Situasi itu membuat Malut United terus meningkatkan tekanan hingga akhirnya mampu menyamakan kedudukan jelang turun minum.
Gol balasan Malut United dicetak oleh David da Silva pada masa injury time babak pertama, tepatnya menit ke-45+4. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Tambahan satu poin membuat Malut United naik ke posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 53 poin. Raihan tersebut sama dengan milik Dewa United, tetapi tim asal Maluku Utara unggul head to head.
Baca Juga: Malut United vs Persis Solo: Bermodalkan Kemenangan Besar, Laskar Kie Raha Ingin Jaga Momentum
Hendri juga menyoroti performa timnya yang dinilai justru lebih konsisten saat bermain tandang musim ini. Evaluasi terhadap performa kandang disebut akan menjadi perhatian utama tim pelatih untuk menghadapi kompetisi musim depan.
"Memang musim ini kami terlihat lebih berkembang ketika bermain di luar kandang. Itu sudah kami analisis dan akan menjadi pekerjaan rumah untuk musim depan," katanya.
Pada laga terakhir musim ini, Malut United dijadwalkan menghadapi Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (23/5/2026). Meski lawan sedang bersaing dalam perebutan gelar juara, Hendri memastikan timnya tetap akan tampil profesional.
"Kami akan bermain secara adil dan tetap berpegang pada Law of the Game. Target kami tetap berusaha mendapatkan hasil terbaik di pertandingan terakhir," kata Hendri.
Hal serupa disampaikan pemain Malut United, Igor Inocencio. Ia berharap timnya bisa menutup musim dengan kemenangan demi masyarakat Maluku Utara dan Maluku.
Baca Juga: Malut United vs Persebaya: Main di Kandang, Laskar Kie Raha Ingin Kembali ke Tren Positif
"Kami masih punya satu pertandingan lagi musim ini. Semoga kami bisa membawa pulang tiga poin untuk seluruh masyarakat Maluku Utara dan Maluku," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








