Malut United vs Borneo: Laskar Kie Raha Termotivasi Lawan Pemuncak Klasemen di Kandang
Endarti | 28 Desember 2025, 00:59 WIB

AKURAT.CO, Pelatih Kepala Malut United, Hendri Susilo, menegaskan kesiapan timnya jelang menghadapi Borneo FC pada laga tunda pekan kedelapan Super League 2025-2026.
Pertandingan Malut United vs Borneo dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (28/12) pukul 13.30 WIB atau 15.30 WIT.
Hendri Susilo menyebut duel kontra pemuncak klasemen menjadi tantangan sekaligus pemicu motivasi tambahan bagi para pemain Laskar Kie Raha.
Hendri Susilo berharap anak asuhnya mampu mempertahankan konsistensi permainan demi meraih hasil maksimal di kandang sendiri.
“Para pemain selalu termotivasi saat menghadapi tim kuat. Konsistensi permainan dan kesiapan mental menjadi kunci. Kami berharap bisa menampilkan performa terbaik dan mengamankan tiga poin,” ujar Hendri dalam konferensi pers, Sabtu (27/12).
Menurut Hendri, aspek mentalitas tim saat ini berada dalam kondisi baik. Namun, menjaga fokus sepanjang pertandingan tetap menjadi perhatian utama menghadapi lawan sekelas Borneo FC.
“Mental pemain sudah teruji. Sekarang yang terpenting adalah menjaga konsistensi agar tidak kehilangan momentum,” katanya.
Malut United datang ke laga ini dengan modal impresif. Safrudin Tahar dan kolega mencatatkan sembilan pertandingan beruntun tanpa kekalahan dengan torehan tujuh kemenangan dan dua hasil imbang.
Dari rangkaian hasil tersebut, Malut United mengoleksi 23 poin. Catatan tersebut menjadikan Malut United sebagai satu-satunya tim di Super League 2025-2026 yang belum tersentuh kekalahan dalam sembilan laga terakhir.
Tren positif itu membawa Laskar Kie Raha bertengger di posisi keempat klasemen sementara dengan 28 poin dari 14 pertandingan. Sementara itu, Borneo FC masih memimpin klasemen dengan raihan 34 poin, diikuti Persib Bandung (31 poin) dan Persija Jakarta (29 poin).
“Tim berhasil melalui beberapa pertandingan dengan baik. Kami tidak ingin kehilangan momentum, sehingga motivasi pemain akan semakin berlipat,” ucap Hendri.
Meski Borneo FC tengah mengalami penurunan performa dalam tiga laga terakhir—masing-masing kalah dari Bali United (0-1), Persib Bandung (1-3), dan imbang melawan Persebaya (2-2)—Hendri menegaskan timnya tetap waspada.
Pesut Etam dikenal sebagai salah satu tim paling produktif musim ini dengan torehan 27 gol dan hanya sekali gagal mencetak gol, yakni saat takluk dari Bali United pada 30 November lalu. Catatan tersebut membuat Malut United tak ingin lengah.
Sementara itu, gelandang Malut United, Gustavo Franca, yang kembali bisa bermain usai absen karena akumulasi kartu kuning, menyatakan kesiapan tim menghadapi laga krusial tersebut.
“Kami selalu bekerja keras dalam latihan. Besok adalah pertandingan berat dan kami harus tetap fokus sepanjang laga,” ujar Gustavo.
Laga Malut United kontra Borneo FC terbuka bagi suporter tuan rumah. Namun, pendukung tim tamu diimbau tidak hadir ke Stadion Gelora Kie Raha sesuai regulasi PSSI dan I-League selaku operator kompetisi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







