Akurat Logo

Mauricio Souza: Saya Bangga dengan Persija, Finis Ketiga dan Menghormati Tradisi Klub

Zainal Hasan | 28 Mei 2026, 16:42 WIB
Mauricio Souza: Saya Bangga dengan Persija, Finis Ketiga dan Menghormati Tradisi Klub
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza.

AKURAT.CO, Mantan pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, akhirnya buka suara usai dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari Macan Kemayoran untuk menghadapi musim 2026-2027.

Pelatih asal Brasil itu menyampaikan salam perpisahan melalui unggahan di akun media sosial pribadinya.

Dalam pesan tersebut, Mauricio Souza mengungkapkan rasa bangganya pernah menjadi bagian dari perjalanan Persija selama dua musim terakhir di kompetisi sepakbola Indonesia. Ia menilai perjalanan bersama tim ibu kota menjadi pengalaman berharga dalam karier kepelatihannya.

Mauricio Souza juga menyinggung pencapaian Persija yang berhasil menutup Super League 2025-2026 dengan finis di posisi ketiga klasemen akhir. Hasil tersebut dianggap sebagai bukti kerja keras seluruh elemen tim sepanjang musim.

“Satu musim spesial lainnya di sepakbola Indonesia telah berakhir,” tulis Mauricio Souza melalui akun Instagram pribadinya.

Pelatih berusia 51 tahun itu menilai Persija mampu menjaga tradisi sebagai salah satu klub besar di Indonesia. Ia merasa bangga bisa ikut berkontribusi dalam perjalanan tim sepanjang musim kompetisi.

“Di tahun kedua saya di negara ini, saya bangga dengan perjalanan yang kami bangun bersama Persija Jakarta, mengakhiri liga di posisi ketiga dan menghormati tradisi klub besar ini,” lanjutnya.

Tak lupa, Mauricio Souza turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama menangani Macan Kemayoran. Mulai dari pemain, staf pelatih, manajemen klub, hingga para pendukung setia Persija.

Menurut Mauricio, dukungan dari Jakmania menjadi salah satu faktor penting yang membuat Persija tetap mampu bersaing di papan atas hingga akhir musim.

“Terima kasih kepada seluruh pemain, staf pelatih, staf klub, karyawan, dan terutama para suporter yang selalu mendukung kami sepanjang musim 2025-2026,” tulisnya lagi.

Meski gagal membawa Persija meraih trofi juara, performa tim sepanjang musim tetap mendapat apresiasi. Persija tampil cukup konsisten dan mampu bersaing di jalur papan atas hingga kompetisi berakhir.

Finis di posisi ketiga menjadi pencapaian terbaik Persija dalam beberapa musim terakhir. Hasil itu sekaligus menjaga peluang Macan Kemayoran tampil di kompetisi Asia musim depan.

Sementara itu, manajemen Persija kini mulai bergerak mencari sosok pelatih anyar untuk menyongsong musim 2026-2027. Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan kursi pelatih Macan Kemayoran, meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari klub.

Keputusan berpisah dengan Mauricio Souza menjadi awal dari perubahan besar yang tengah disiapkan Persija. Jakmania pun kini menanti siapa sosok yang akan dipercaya memimpin tim kebanggaan ibu kota pada musim mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.