Akurat Logo

Cetak 3.000 Pelatih Baru, PSSI Dapat Rekor MURI

Zainal Hasan | 4 Juni 2026, 13:15 WIB
Cetak 3.000 Pelatih Baru, PSSI Dapat Rekor MURI
Penyerahan rekor MURI untuk jumlah peserta kursus pelatih sepakbola lisensi D dan futsal kepada PSSI di Bandung, Rabu (3/6/2026). PSSI

AKURAT.CO, Upaya transformasi sepakbola Indonesia terus mendapat pengakuan. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menerima piagam pencanangan pemecahan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas program pelatihan berskala nasional yang melibatkan ribuan calon pelatih sepakbola dan futsal.

Penghargaan tersebut diberikan untuk program Kursus 2.500 Pelatih Sepakbola Lisensi D dan Kursus 500 Pelatih Futsal yang digagas PSSI sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia di sektor olahraga.

Piagam pencanangan rekor diserahkan Wakil Direktur Utama MURI, Osmar Semesta Susilo, sebelum laga FIFA Women's Matchday antara Timnas Putri Indonesia melawan Singapura di Stadion Arcamanik, Bandung, Rabu (3/6/2026).

Penghargaan itu diterima langsung oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang juga Pelaksana Tugas Ketua Asprov PSSI Jawa Barat, Vivin Cahyani Sungkono, bersama Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi.

Pencanangan tersebut menjadi pengakuan awal atas besarnya skala program yang dijalankan PSSI dalam mencetak pelatih berlisensi di berbagai daerah. Program ini juga dinilai memenuhi syarat untuk masuk dalam daftar rekor nasional di bidang pengembangan olahraga.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa peningkatan jumlah dan kualitas pelatih merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun ekosistem sepakbola yang berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan tim nasional tidak bisa dilepaskan dari kualitas pembinaan di level akar rumput. Karena itu, PSSI terus mendorong lahirnya pelatih-pelatih berlisensi yang mampu menerapkan metode pembinaan modern dan terstruktur.

"Kita tidak bisa bicara prestasi Timnas jika tidak membenahi kualitas dan kuantitas pelatih di akar rumput. Lewat program masif ini, kita melipatgandakan pondasi pembinaan sepakbola Indonesia," ujar Erick Thohir.

Sementara itu, Vivin Cahyani Sungkono menilai keberhasilan program tersebut harus diikuti dengan implementasi ilmu kepelatihan yang konsisten di lapangan.

Ia menekankan pentingnya standardisasi kurikulum dan peningkatan kualitas pelatih, baik di sepakbola maupun futsal. 

Kehadiran ratusan pelatih futsal baru juga diyakini akan memperkuat perkembangan cabang olahraga yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif di tingkat Asia.

"Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh materi kepelatihan yang diberikan dapat diterapkan secara optimal. Kehadiran 500 pelatih futsal baru tentu menjadi modal penting bagi kemajuan futsal Indonesia," kata Vivin.

Program pelatihan nasional tersebut terselenggara berkat dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menyediakan berbagai fasilitas dan infrastruktur pendukung selama kegiatan berlangsung.

PSSI pun menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jawa Barat serta MURI yang telah mendukung pelaksanaan dan proses verifikasi program tersebut.

Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, proses pencatatan rekor akan terus dikawal bersama MURI melalui tahapan verifikasi teknis sesuai ketentuan yang berlaku.

Adapun program pencanangan rekor ini melibatkan total 3.000 calon pelatih baru yang terdiri dari 2.500 peserta Kursus Pelatih Sepakbola Lisensi D dan 500 peserta Kursus Pelatih Futsal yang digelar secara nasional.


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.