Akurat Logo

Persija Jakarta Resmi Berpisah dengan 7 Pemain, Siapkan Fondasi Baru untuk Musim Depan

Zainal Hasan | 5 Juni 2026, 14:37 WIB
Persija Jakarta Resmi Berpisah dengan 7 Pemain, Siapkan Fondasi Baru untuk Musim Depan
Pemain Persija Jakarta, Emaxwell Souza (kiri), berselebrasi dengan Allano Lima (kanan), seusai mencetak gol ke gawang Semen Padang di laga Super League di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (23/5/2026). ANTARA/M Risyal Hidayat

AKURAT.CO, Persija Jakarta mulai melakukan pembenahan skuad usai berakhirnya kompetisi Super League 2025-2026. Salah satu langkah yang diambil Macan Kemayoran adalah mengakhiri kerja sama dengan tujuh pemain yang selama musim lalu menjadi bagian dari perjalanan tim.

Manajemen Persija memastikan bahwa lima pemain asing, yakni Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Emaxwell Souza, dan Allano Lima tidak lagi memperkuat tim setelah masa kontraknya berakhir. 

Sementara dua pemain lainnya, Thales Lira dan Alaaeddine Ajaraie, juga meninggalkan Persija seiring rampungnya masa peminjaman mereka.

Perpisahan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi dan restrukturisasi tim yang tengah dilakukan Persija demi menyongsong musim kompetisi berikutnya dengan kekuatan yang lebih kompetitif.

Dari ketujuh nama tersebut, Carlos Eduardo menjadi pemain dengan masa pengabdian paling lama. Kiper asal Brasil itu bergabung sejak musim 2024-2025 dan mencatatkan dua musim bersama Persija. 

Pada musim 2025-2026, Eduardo tampil dalam 21 pertandingan dan berkontribusi dengan delapan clean sheet serta puluhan penyelamatan penting di bawah mistar.

Sementara itu, Thales Lira, Bruno Tubarao, Emaxwell Souza, dan Allano Lima menjadi bagian dari skuad sejak awal musim. Emaxwell menutup kiprahnya dengan status sebagai top skor Persija setelah mencetak 16 gol dan empat assist sepanjang musim.

Kontribusi besar juga diberikan Allano Lima yang tampil impresif sebagai kreator serangan. Pemain asal Brasil tersebut mencatatkan sembilan gol dan sembilan assist, menjadikannya penyumbang assist terbanyak di skuad Persija musim lalu.

Di sisi lain, Bruno Tubarao turut menyumbang satu gol dan empat assist, sementara Thales Lira menjadi salah satu pilar penting di lini pertahanan sepanjang masa peminjamannya.

Jean Mota dan Alaaeddine Ajaraie datang pada paruh kedua musim 2025-2026. Meski hanya setengah musim berseragam Persija, keduanya mampu memberikan warna baru di sektor serang.

Sedangkan Mota mencatatkan satu gol dan empat assist dan Ajaraie menyumbang tiga gol serta satu assist.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah menyelesaikan masa baktinya bersama klub ibu kota tersebut.

Menurutnya, dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan para pemain selama membela Persija menjadi bagian penting dalam perjalanan tim sepanjang musim lalu.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada mereka yang selama ini telah menunjukkan etos kerja, perjuangan, dan profesionalisme yang luar biasa bersama Persija. Kontribusi mereka akan selalu menjadi bagian dari sejarah dan keluarga besar Persija," ujar Prapanca.

Ia juga menegaskan bahwa manajemen saat ini tengah fokus menyusun kekuatan baru guna meningkatkan daya saing tim pada musim mendatang.

Persija disebut terus bergerak aktif dalam proses pembentukan skuad, termasuk mencari sosok pelatih dan pemain yang dinilai mampu membawa Macan Kemayoran tampil lebih baik serta bersaing di papan atas kompetisi musim depan.

Perpisahan dengan tujuh pemain ini sekaligus menandai dimulainya babak baru Persija Jakarta dalam menyongsong tantangan Super League 2026-2027. 

Dengan sejumlah perubahan yang sedang disiapkan, Macan Kemayoran berharap dapat kembali tampil lebih solid dan kompetitif di musim mendatang.


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.