Piala Dunia 2026: Anthony Elanga, Penghangat Bangku Cadangan Menjelma Penyelamat Swedia
AKURAT.CO, Anthony Elanga sejatinya bukan pilihan utama Pelatih Tim Nasional Swedia, Graham Potter, di Piala Dunia 2026. Namun, sang pelatih tampaknya mulai berubah pikiran di laga terakhir melawan Jepang.
Melawan Jepang untuk laga pamungkas Grup F Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Dallas, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026) atau Jumat pagi WIB, Swedia tak boleh kalah dan Anthony Elanga adalah sang penyelamat.
Swedia tertinggal lebih dulu melalui gol Daizen Maeda di menit ke-56. Dan Anthony Elanga yang untuk kali pertama bermain sebagai starter di Piala Dunia 2026 merespons dengan gol brilian sepakan lengkung enam menit kemudian.
Gol tersebut bukan hanya menyelamatkan Blagult-julukan Timnas Belgia-dari kekalahan, namun juga memastikan mereka lolos ke fase 32 besar dengan status tim peringkat tiga terbaik.
Keputusan Graham Potter untuk memasukkan pemain Newcastle United tersebut di pertandingan kontra Jepang bisa dilacak dari laga sebelumnya di mana Swedia babak belur kalah 1-5 kontra Belanda.
Di Houston, Amerika Serikat, ketika itu Elanga masuk di menit ke-56 menggantikan Alexander Bernhardsson. Sementara papan skor sudah menunjukkan skor 4-0 untuk keunggulan Belanda.
Tiga menit berada di lapangan, pemain kelahiran Malmo, Swedia, 27 April 2022, ini langsung mencetak gol dalam skema serangan balik yang sulit diantisipasi oleh Belanda.
Mundur lagi ke pertandingan pertama ketika Swedia menang 5-1 kontra Tunisia, eks pemain Manchester United tersebut bahkan baru masuk di menit ke-90 menggantikan Alexander Isak.
Sebagai ganjaran atas aksinya di pertandingan terakhir melawan Jepang, Elanga dinobatkan sebagai pemain terbaik. Adapun Graham Potter menyebut Elanga bermain luar biasa dalam pertandingan sulit.
“Saya senang dengan Anthony karena dia luar biasa di lapangan dan kini dia punya dua gol (di Piala Dunia),” kata Potter usai laga Jepang vs Swedia sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Peran Elanga diperkirakan akan semakin penting memasuki fase gugur. Swedia berpeluang menghadapi Jerman, Prancis, atau Swiss di babak 32 besar Piala Dunia tahun ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








