Ada Dugaan Kelalaian Pihak Sekolah, Polisi Diminta Usut Tuntas Kasus Siswi SD Dibakar Teman

AKURAT.CO Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) meminta polisi mengusut tuntas kasus siswi SD di Padang Pariaman, Sumatera Barat, yang tewas usai dibakar temannya.
Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA, Nahar, menduga ada unsur kelalaian dari pihak sekolah, sehingga korban berinisial A (11) mengalami kekerasan tersebut.
"Kami meminta polisi mengusut tuntas kejadian ini termasuk dugaan kelalaian pihak sekolah, agar menjadi pelajaran bagi pihak-pihak terkait," kata Nahar, saat dihubungi di Jakarta, dikutip Antara, Sabtu (25/5/2024).
Kementerian PPPA pun menyampaikan duka mendalam atas terjadinya kasus kekerasan terhadap anak ini. Dia menegaskan, pentingnya satuan pendidikan melaksanakan kebijakan pendidikan yang ramah anak.
"Semua harus bertanggung jawab untuk pengelolaan pendidikan yang nyaman, aman, dan bisa mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah," katanya.
Sebelumnya, Siswi SD bernama Aldelia Rahma (11) di Padang, meninggal dunia setelah mengalami luka bakar parah akibat dibakar oleh teman sekolahnya.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (23/2/2024) saat sedang melakukan gotong royong. Tentu saja, peristiwa ini telah menggemparkan masyarakat setempat.
Aldelia mengalami luka bakar yang mencapai 80 persen dari peristiwa ini. Selain itu, dia juga menderita gizi buruk.
Sebelum peristiwa ini terjadi, Aldelia sering mengalami bullying atau perundungan dari teman-teman sekolahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






