Kerja Sama BPIP dan KPID DIY Perkuat Penyiaran Berlandaskan Nilai-nilai Pancasila

AKURAT.CO Dalam rangka Pekan Anugerah Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DIY 2024, KPID DIY menyelenggarakan Anugerah Penyiaran 2024 yang bertempat di Sekolah Tinggi Multi Media (MMTC) Yogyakarta.
Acara ini juga menjadi momen penting dengan penandatanganan nota kesepahaman antara KPID DIY dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yang bertujuan memperkuat penyiaran berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Anugerah Penyiaran DIY 2024 diberikan kepada sejumlah tokoh yang telah berkontribusi besar dalam dunia penyiaran di Yogyakarta, antara lain KPH Kusumo Parastho, pendiri Radio Perjuangan Arma Sebelas dan aktif dalam PRSSNI Pusat; Almarhum Hari Dendi, budayawan penggagas Yogya Semesta; Almarhum Kecuk Sahana, pendiri Radio UNISI FM; Prof. Dr. Muchlas, M.T. dari Universitas Ahmad Dahlan sebagai perintis radio dan TV kampus; serta Eko Suwanto, inisiator Perda DIY tentang penyiaran.
Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Anugerah Penyiaran DIY 2024 sebagai bentuk penghargaan bagi para pelaku penyiaran yang berperan dalam menciptakan konten berkualitas.
"BPIP sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena merupakan penghargaan bagi lembaga penyiaran, tokoh dan pihak yang berkontribusi dalam dunia penyiaran," ujarnya.
Yudian menekankan bahwa acara yang digelar bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2024 menjadikannya momen untuk memperkuat semangat kemerdekaan dengan konten-konten berlandaskan Pancasila.
Baca Juga: DPR Bantah Ada Titipan Pemerintah dalam RUU DKJ
"Malam Puncak Anugerah Penyiaran DIY 2024, yang bertepatan dengan Hari Pahlawan, adalah momentum untuk mensyukuri kemerdekaan dan meningkatkan kinerja melalui tindakan nyata," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Hubungan Antarlembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP, Prakoso, bersama Ketua KPID DIY, Hazwan Iskandar Jaya, menandatangani nota kesepahaman sebagai komitmen untuk memperkuat integrasi nilai Pancasila dalam bidang penyiaran.
"Dengan penandatanganan naskah kerja sama ini, BPIP dan KPID DIY dapat bersama-sama mengarusutamakan Pancasila sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing," ungkap Prakoso.
Kerja sama ini bertujuan untuk mendorong generasi muda di Yogyakarta agar lebih mencintai konten lokal yang mengusung semangat Pancasila.
"KPID DIY berkomitmen untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam penyiaran, dengan menghadirkan konten berkualitas yang mengedepankan semangat kebangsaan dan persatuan," jelas Hazwan, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (12/11/2024).
Acara ini dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Direktur Hubungan Antarlembaga dan Kerja Sama BPIP, M. Akbar Hadiprabowo, serta Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP, Agus Moh. Najib.
Baca Juga: Persaudaraan Relawan Jakarta Wujudkan Janji RK-Suswono dengan Cek Kesehatan Gratis di Berbagai Titik
Turut hadir pula perwakilan dari Keraton Yogyakarta, Pemerintah Provinsi DIY, Kementerian Komunikasi dan Digital, KPI Pusat, KPID Yogyakarta, DPRD Yogyakarta serta tokoh pahlawan nasional dan pelaku penyiaran lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








