Pembangunan PIK 2 Harus Dilanjutkan demi Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi

AKURAT.CO Pembangunan di Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) dinilai harus tetap berjalan meskipun muncul berbagai polemik.
Pasalnya, proyek ini memiliki dampak besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, terutama di Jakarta dan Banten.
“Menurut saya, pembangunan harus diteruskan karena kita butuh penciptaan lapangan pekerjaan. Apalagi saat ini tingkat pengangguran tinggi, bukan hanya di Jakarta dan Banten, tetapi juga di daerah lain," ujar pakar kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah, Jumat (14/2/2025).
Menurutnya, proyek ini tidak hanya menjadi investasi infrastruktur, tetapi juga motor penggerak ekonomi yang dapat mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen.
Baca Juga: 5 Destinasi Eksotis yang Bisa Kamu Jangkau dengan Kapal PELNI
“Kalau kita hanya ribut soal hukum atau tarik-menarik kepentingan, kapan pertumbuhan ekonomi bisa tercapai? Tidak ada kebijakan yang sempurna, pasti ada pihak yang merasa dirugikan. Yang penting, mereka yang terdampak harus diberikan kompensasi yang adil," tambahnya.
Terkait adanya dugaan permainan harga tanah dan praktik korupsi dalam pembebasan lahan, ia menegaskan bahwa praktik semacam itu justru merusak implementasi kebijakan pembangunan.
Oleh karena itu, ia menilai pentingnya transparansi dan pengawasan agar proyek tetap berjalan dengan prinsip keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
“Jangan sampai ada oknum yang mengambil keuntungan pribadi. Kalau ada yang dirugikan, kompensasinya harus sesuai dengan harga pasar agar tidak ada kesan pemaksaan atau ketidakadilan," tegasnya.
Dengan pengelolaan yang baik dan transparan, proyek PIK 2 diharapkan tetap menjadi kontributor utama dalam menciptakan ekonomi yang lebih kuat bagi masyarakat.
Baca Juga: KPK Dalami Korupsi Investasi Fiktif PT Taspen, Komisaris Utama FKS Food Sejahtera Diperiksa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Ramalan Shio Asmara 7 Juni 2026 Terbaru: Tikus Makin Romantis, Naga Penuh Pesona, Harimau Berpeluang Jatuh Cinta
- 10Ramalan Zodiak Keuangan 7 Juni 2026: Leo, Aquarius, Aries, dan Pisces







