Pimpinan MPR Sesalkan Dugaan Penghinaan Ulama di Sulteng, Desak Permintaan Maaf dan Proses Hukum

AKURAT.CO Dugaan penghinaan terhadap Almarhum Habib Idrus Bin Salim Al Jufrie oleh Gus Fuad Plered atau K.H. Muhammad Fuad Riyadi yang viral di media sosial menuai kecaman luas.
Dalam potongan video yang beredar, Habib Idrus disebut dengan istilah yang dinilai merendahkan, memicu reaksi keras dari berbagai pihak.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua MPR, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, menyatakan keprihatinannya dan menyesalkan pernyataan yang dianggap menghina ulama.
"Sebagai pimpinan MPR, saya sangat menyesalkan adanya dugaan penghinaan terhadap ulama di Indonesia. Tidak boleh ada pihak yang mencoba merendahkan ulama, apalagi mereka yang telah berjasa bagi bangsa," tegas Akbar, Jumat (28/3/2025).
Akbar menegaskan, pelaku harus segera meminta maaf secara terbuka dalam waktu 1 x 24 jam di media. Ia juga meminta aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini guna menegakkan keadilan.
"Kami meminta kepada oknum tersebut agar segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Selain itu, kami juga mendesak pihak kepolisian untuk mengusut dugaan pelanggaran dan pidananya hingga tuntas," kata senator asal Sulawesi Tengah itu.
Lebih lanjut, Akbar mengingatkan bahwa sebagai tokoh agama, seseorang harus lebih berhati-hati dalam berbicara di hadapan publik, terutama di media sosial.
"Kita semua harus menjaga keharmonisan bangsa, terlebih di bulan Ramadhan ini, saat umat Islam sedang fokus beribadah. Jangan sampai pernyataan yang tidak bijak justru menimbulkan kegaduhan," ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Akbar mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga sikap dan tidak mudah terpancing provokasi demi menjaga ketenangan nasional.
"Tenun kebangsaan harus tetap kita jaga. Jangan sampai satu orang membuat kegaduhan yang berujung pada perpecahan. Mari kita jaga Ramadhan agar tetap sejuk dan bangsa kita tetap harmonis," tutupnya.
Baca Juga: Buka Peluang Berbagi, OLX Luncurkan Fitur Barang Gratis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






