Pemprov Jakarta Akan Bangun 2 Flyover Tahun Ini, Tekan Kemacetan di Perlintasan Kereta Api

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan membangun dua flyover besar pada 2025 di perlintasan sebidang kereta api, untuk menekan kemacetan yang tak kunjung usai.
Nantinya, kedua flyover itu akan dibangun di Latumenten, Jakarta Barat dengan anggaran mencapai Rp350 miliar, dan di Bintaro Puspita, Jakarta Selatan dengan anggaran Rp144 miliar.
Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menegaskan pembangunan Flyover Latumenten harus segera terealisasi. "Ini merupakan langkah positif yang harus didukung bersama," ujar Kenneth yang akrab disapa Bang Kent kepada wartawan, Selasa (6/5/2025).
Baca Juga: Aturan Baru, Sekolah di Jakarta Dilarang Pungut Biaya untuk Perpisahan
Pembangunan flyover ini merupakan hasil dari penyerapan aspirasi masyarakat pada reses tahun 2023. Menurutnya, pembangunan ini menjadi sangat penting untuk mengurai kemacetan yang semakin parah di perlintasan sebidang, terutama di kawasan Latumenten dan Jalan Satria Raya.
"Setiap pagi dan sore, pengendara bisa terjebak macet berjam-jam saat kereta melintas," imbuhnya.
Dia menilai, solusi terbaik adalah pembangunan flyover dua arah yang bisa menghindari perlintasan kereta api yang aktif. Bahkan, jika tidak segera dilaksanakan, dampaknya akan semakin luas, mengganggu aktivitas ekonomi, dan membebani warga Jakarta yang sudah cukup tercekik oleh kemacetan.
"Kami sudah survei lapangan dan berharap proyek ini segera dimulai. Jangan biarkan kemacetan ini terus mengganggu mobilitas warga," ujarnya.
Sebagai informasi, proyek ini diperkirakan mulai digarap pada Juli 2025 dan selesai pada September 2026. Dengan harapan besar, pembangunan ini bisa mengatasi masalah macet yang selama ini meresahkan warga Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








