Wajah Baru Stasiun Tanah Abang, Lebih Modern dan Siap Tampung 300.000 Penumpang per Hari

AKURAT.CO Stasiun Tanah Abang, salah satu simpul transportasi penting di ibu kota, kini hadir dengan wajah baru. Setelah melalui proses revitalisasi besar-besaran, stasiun ini tampil jauh lebih modern dan megah.
Stasiun ini pun siap mengakomodasi lonjakan jumlah penumpang harian yang terus meningkat, terutama di wilayah padat seperti Jabodetabek.
Dengan desain yang lebih luas dan fungsional, Stasiun Tanah Abang kini dirancang untuk melayani hingga 300.000 penumpang per hari, sebuah peningkatan signifikan dari kapasitas sebelumnya.
Baca Juga: Pramono Mau RSUD Tanah Abang Naik Kelas, Minta Dinkes Upgrade Kamar dan Pelayanan
Peningkatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia (KAI), dalam menghadirkan transportasi publik yang lebih nyaman dan efisien.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Senin (9/6/2025), terlihat sejumlah fasilitas baru telah terpasang. Termasuk mesin tap tiket otomatis commuter line, yang nantinya akan digunakan penumpang untuk mengakses Peron 1.
Peron 1 sendiri diperuntukkan bagi rute Tanah Abang-Kampung Bandan, dan kini telah dibangun dengan struktur dua lantai yang lebih luas, memberikan ruang gerak lebih lega bagi pengguna. Di area ini, sejumlah pekerja terlihat masih melakukan pembersihan kaca dan lantai, sebagai bagian dari persiapan akhir jelang peresmian.
Selain ruang tunggu yang nyaman, stasiun juga telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Seperti toilet umum, mushala, pos kesehatan, ruang ramah disabilitas, serta jalur akses ramah difabel.
Namun untuk sementara waktu, seluruh fasilitas tersebut masih ditutup dan dipagari garis pembatas karena proses peresmian belum dilakukan secara resmi.
Direktur Utama PT KAI (Persero), Didiek Hartantyo, mengonfirmasi bahwa peresmian wajah baru Stasiun Tanah Abang akan dilakukan dalam waktu dekat. "Sebentar lagi akan kami resmikan," ujar Didiek, Jumat (16/5/2025).
Penataan stasiun tidak hanya dilakukan di Tanah Abang, tetapi akan diterapkan juga di beberapa stasiun lain. Seperti Stasiun Pasar Senen yang direncanakan akan diperluas, guna meningkatkan kapasitas dan kenyamanan pengguna kereta api.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Serius Tertibkan Parkir Liar di Tanah Abang, Pramono Anung: Pergub Sudah Ada
Mengacu pada data terbaru dari PT PP (Persero) Tbk, selaku kontraktor utama proyek, progres pembangunan Stasiun Tanah Abang Tahap I telah mencapai 98,88 persen per Mei 2025.
Ini menunjukkan bahwa secara fisik, stasiun nyaris siap digunakan dan hanya tinggal menunggu finalisasi beberapa detail teknis serta penyelesaian administratif menjelang peresmian.
Revitalisasi Stasiun Tanah Abang, merupakan bagian dari agenda besar transformasi infrastruktur transportasi publik di Jakarta.
Dengan kapasitas yang jauh lebih besar dan fasilitas penunjang yang lengkap, stasiun ini diharapkan menjadi model baru bagi pengelolaan simpul transportasi urban yang ramah pengguna, efisien, dan nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








