Tak Hanya untuk Gaya Hidup Sehat, CFN Harus Jadi Ruang Perbaikan Ekonomi Masyarakat

AKURAT.CO Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Provinsi Jakarta mendukung wacana Car Free Night (CFN) yang digaungkan Pemprov Jakarta, untuk mendorong gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.
Meski demikian, Ketua Fraksi PSI DPRD Provinsi Jakarta, William Aditya Sarana, tetap mengingatkan Pemprov Jakarta agar tidak gegabah dalam eksekusinya.
"Pada dasarnya, PSI mendukung upaya-upaya untuk mendorong warga Jakarta beralih ke gaya hidup yang ramah lingkungan, sehat, dan berkelanjutan," ujar William saat dihubungi Akurat, Sabtu (28/6/2025).
Tak hanya soal lingkungan, William juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali ruang-ruang publik di Jakarta agar menjadi tempat interaksi warga yang lebih produktif dan inklusif. Dia menyoroti potensi besar pelibatan UMKM dalam skema CFN.
Baca Juga: PSI Sentil Pramono, Car Free Night Tak Akan Jalan Kalau Tanpa Payung Hukum
"Kami juga mendukung agar Pemprov Jakarta menggandeng pelaku-pelaku usaha, terutama UMKM, dalam berinovasi dan menggerakkan roda perekonomian, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih," tegasnya.
Namun demikian, William menegaskan segala bentuk dukungan itu harus diiringi dengan kajian yang matang dan mendalam. Menurutnya, setiap kebijakan publik harus berdasarkan data, analisis dampak, serta manfaat yang nyata bagi masyarakat.
"Semuanya ini perlu kajian serius. Kami ingin tahu dampaknya seperti apa dan apakah memang signifikan bagi warga Jakarta. Jangan sampai hanya ramai di awal, tapi sepi manfaat di lapangan," pungkasnya.
Kini tantangan ada di tangan Pemprov Jakarta, apakah CFN akan lahir sebagai kebijakan progresif yang menyentuh warga, atau justru kandas karena kurangnya perencanaan dan dialog lintas sektor? Warga Jakarta siap menilai hasil akhirnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








