Penanganan Sampah Jakarta Harus Mencakup Sumber dan Solusi Jangka Panjang

AKURAT.CO Rencana Pembentukan panitia khusus (Pansus) pengelolaan sampah oleh Komisi D DPRD Jakarta harus bisa menjawab akar permasalahan. Apalagi, infrastruktur yang dimiliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terbilang mumpuni dan siap bersaing dengan kota maju.
"Kalau Jakarta dibandingkan dengan kota-kota tetangganya, sebetulnya kondisinya lebih baik. Artinya, Jakarta sudah punya TPA Bantar Gebang yang sudah lama beroperasi," kata Pengamat Tata Kota, Yayat Supriatna, saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Menurut Yayat, persoalan persampahan di Jakarta harus dilihat pada dua aspek penting. Pertama, apakah pengelolaan sampah tidak maksimal atau ada persoalan pada tempat pembuang akhir (TPA).
Baca Juga: Fraksi Glokar DPRD Jakarta Usul Bentuk Pansus untuk Perbaiki Tata Kelola Sampah
"Kalau mau dibuat Pansus, sebetulnya yang perlu ditanyakan itu tadi. Karena pada akhirnya, persoalan utama sampah pasti bermuara di TPA," ujarnya.
Dia mengatakan, selama sumber sampah tidak pernah berhenti dan TPA punya keterbatasan, maka masalah akan terus ada. Oleh karena itu, yang harus dikendalikan adalah sumber sampahnya.
Baca Juga: TPST Bantar Gebang Sudah Penuh, Pemprov Jakarta Tidak Bisa Lagi Andalkan Strategi Tambal Sulam
"Yang selalu luput dari pengelolaan sampah selama ini tidak pernah benar-benar kita kendalikan yaitu di warga atau masyarakat," jelasnya.
Selain itu, dia juga mendorong Pemprov maupun DPRD Jakarta untuk mencari solusi jangka panjang yang efisien dan menguntungkan. Salah satunya, dengan segera membangun pengelolaan sampah menjadi energi listrik.
"Seharusnya Komisi D atau Pemprov segera berkomunikasi dengan Danantara. Nah sekarang, bagaimana membangun skema bisnis yang jelas? Supaya Pansus ini diarahkan untuk mencari solusi, bukan sekadar mencari masalah. Kita tentu berharap ada solusi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







