Ketua Komisi II DPR Dorong Penguatan Tata Kelola Daerah, Apresiasi Sinergi Pemda dan BUMD di Banjarbaru

AKURAT.CO Pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan daerah yang akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy Karsayuda, usai memimpin kunjungan kerja reses Komisi II DPR bertemu bupati dan wali kota Se-Kalimantan Selatan, serta jajaran komisaris dan direktur Bank Kalimantan Selatan di Gedung Mahligai, Kota Banjarmasin, pada Jumat (20/2/2026).
"Kami ingin memastikan tata kelola pemerintahan daerah berjalan efektif, transparan dan benar-benar berpihak kepada rakyat," ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Rifqi mengapresiasi sinergi yang telah terbangun antara pemda dan BUMD dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia menyebut kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mempercepat pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
"Sinergi antara pemerintah daerah dan BUMD harus terus diperkuat agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.
Rifqi menjelaskan, kunjungan kerja reses ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi II DPR terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Baca Juga: Komisi V DPR Minta Penanganan Segera Jalur Kereta Semarang yang Kerap Banjir
Menurutnya, masukan dari kepala daerah, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) hingga pimpinan BUMD sangat penting untuk menjadi bahan evaluasi di tingkat pusat.
"Apa yang kami dengar hari ini akan menjadi catatan penting bagi Komisi II dalam merumuskan kebijakan ke depan," katanya.
Rifqi juga menyoroti pentingnya optimalisasi peran BUMD sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Ia mendorong agar BUMD tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"BUMD harus dikelola secara profesional dan berintegritas, sehingga mampu menjadi sumber pendapatan asli daerah yang berkelanjutan," ujarnya.
Selain itu, Rifqi menekankan perlunya penguatan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks.
Menurutnya, reformasi birokrasi harus terus didorong agar pelayanan publik semakin cepat, tepat dan efisien.
"Reformasi birokrasi bukan sekadar slogan tetapi harus terimplementasi dalam sistem kerja yang terukur," katanya.
Baca Juga: Ketua Komisi X DPR: Kesejahteraan Guru Harus Sejalan dengan Beban dan Tanggung Jawabnya
Dalam forum tersebut, berbagai isu strategis turut dibahas. Mulai dari pengelolaan keuangan daerah, tata kelola aset hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Rifqi memastikan bahwa Komisi II DPR akan mengawal berbagai aspirasi yang disampaikan agar dapat ditindaklanjuti melalui regulasi maupun koordinasi dengan kementerian terkait.
"Kami hadir untuk menyerap aspirasi dan memastikan ada solusi konkret atas setiap persoalan yang dihadapi daerah," katanya.
Rifqi pun mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menyampaikan capaian maupun tantangan yang dihadapi. Menurutnya, transparansi menjadi modal utama dalam membangun kepercayaan publik.
"Keterbukaan seperti ini penting agar kita bisa bersama-sama mencari jalan keluar yang terbaik," ujarnya.
Rifqi berharap kunjungan kerja reses ini semakin mempererat hubungan antara DPR RI dan pemerintah daerah.
Ia menegaskan komitmen Komisi II untuk terus mendorong kebijakan yang memperkuat otonomi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Pada akhirnya, semua upaya ini bermuara pada satu tujuan yakni menghadirkan pemerintahan daerah yang kuat dan mampu mensejahterakan rakyat," jelasnya.
Baca Juga: Anggota Komisi IX DPR: THR Wajib Dibayar Paling Lambat Dua Minggu Sebelum Hari Raya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








