Pemprov Jakarta Diminta Beri Ruang Warga Setempat Berjualan di TOD LRT Manggarai

AKURAT.CO Langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta bersama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk mempercepat pembangunan Stasiun LRT Fase 1B Manggarai, dinilai bisa menjadi kunci integrasi transportasi modern di Jakarta.
Pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) di Manggarai, merupakan strategi penting untuk menyatukan layanan KRL, Kereta Api Bandara, dan Transjakarta dalam satu sistem yang efisien. Integrasi ini juga berpotensi mengurangi kemacetan sekaligus menekan emisi karbon.
"Dengan dukungan langsung Gubernur Pramono Anung, ini menjadi sinyal politik yang kuat untuk percepatan proyek strategis ini," kata Anggota Komisi B DPRD Jakarta, Dwi Rio Sambodo, dikutip Sabtu (14/2/2026).
Baca Juga: Penumpang LRT Jabodebek Tembus 57,1 Juta hingga Januari 2026
Politikus Fraksi PDI Perjuangan itu memastikan, Komisi B akan mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan, agar tercipta konektivitas yang benar-benar tersambung dengan Stasiun Manggarai milik Kementerian Perhubungan.
"Kami akan mendorong pengawasan langsung secara berkala untuk memastikan jarak dan kenyamanan perpindahan penumpang," ujarnya.
Selai itu, Rio berharap melalui proyek ini dapat melahirkan kebijakan TOD yang inklusif dan berpihak pada warga lokal Manggarai. Dia mendorong penerbitan regulasi, baik melalui Peraturan Gubernur maupun Peraturan Daerah, yang mewajibkan alokasi ruang komersial bagi UMKM setempat di kawasan TOD.
"UMKM lokal harus diberi ruang. Tidak hanya tempat usaha, tetapi juga pelatihan, pendampingan, dan skema sewa terjangkau agar siap bersaing," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








