Jangan Ada Lonjakan Harga Pangan di Jakarta Menjelang Ramadan

AKURAT.CO DPRD Jakarta meminta Pemerintah Provinsi Jakarta memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang Ramadan 2026.
Pengawasan di semua pasar menjadi penting guna menekan lonjakan harga bahan pokok.
Anggota Komisi B DPRD Jakarta, Ade Suherman, menjelaskan, masyarakat tidak boleh dibebani dengan lonjakan harga pangan seperti yang kerap terjadi setiap menjelang hari besar keagamaan.
"Menjelang Ramadan, kita berharap tidak ada lagi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat," katanya, kepada wartawan, Sabtu (14/2/2026).
Ade menilai kunci pengendalian harga pangan tidak hanya terletak pada operasi pasar atau intervensi jangka pendek. Melainkan pada kepastian regulasi yang mengatur sistem pengelolaan pangan secara menyeluruh.
Oleh sebab itu, Jakarta membutuhkan payung hukum yang kuat agar pengelolaan pangan berjalan terintegrasi, mulai dari distribusi hingga hingga akses masyarakat.
"Yang paling dibutuhkan sekarang adalah kepastian payung hukum terhadap sistem pengelolaan pangan, ketersedian serta aksesibilitas hak warga," ujarnya.
Ade optimistis melalui rancangan peraturan daerah (raperda) terkait pengelolaan pangan yang tengah dibahas mampu menjadi instrumen untuk menjaga stabilitas harga pangan dan menjamin pasokan tetap aman.
Dengan regulasi yang jelas, Pemprov Jakarta memiliki dasar kuat untuk mengendalikan gejolak harga pangan, serta memastikan distribusi tepat sasaran.
"Saya optimis raperda ini bisa menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Memang seharusnya begitu karena hak warga harus dijamin," pungkas Ade.
Baca Juga: Pangan Subsidi Jakarta Bermasalah, Warga Sulit Dapat Barcode
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








