Akurat Logo

Kekeringan hingga Kebakaran Akibat El Nino Menghantui, BPBD Jakarta Siapkan Langkah Mitigasi

Okto Rizki Alpino | 27 April 2026, 20:26 WIB
Kekeringan hingga Kebakaran Akibat El Nino Menghantui, BPBD Jakarta Siapkan Langkah Mitigasi
Ilustrasi kekeringan.

AKURAT.CO Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jakarta memetakan tiga ancaman utama akibat fenomena El Nino pada musim kemarau tahun ini.

Di antaranya kekeringan, kebakaran, dan peningkatan polusi udara, yang diperkirakan meningkat seiring durasi El Nino yang lebih panjang dibandingkan 2023.

Sekretaris Pelaksana BPBD Provinsi Jakarta, Marulitua Sijabat mengatakan, pemetaan dilakukan berdasarkan hasil koordinasi lintas sektor bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pemerintah pusat, TNI-Polri, serta instansi terkait.

Baca Juga: CBP Naik 222 Persen, Mentan Ganti STrategi Hadapi El Nino Godzilla

"Dampaknya ada tiga isu utama, yakni kekeringan, potensi kebakaran termasuk di kawasan perkotaan Jakarta, serta meningkatnya polusi udara," ujar Marulitua kepada wartawan, Senin (27/4/2026).

Dia menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk mengantisipasi dampak tersebut, khususnya saat puncak El Nino yang diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang.

Untuk mengatasi potensi kekeringan, BPBD tengah menyiapkan rencana modifikasi cuaca bersama BMKG.

Selain itu, Satuan Tugas (Satgas) Air Bersih akan diaktifkan dan distribusi air dipastikan melalui koordinasi dengan PAM Jaya. Mobil tangki air juga disiagakan guna memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

"Untuk kekeringan, kami siapkan modifikasi cuaca dan penguatan distribusi air bersih melalui Satgas serta dukungan mobil tangki di lapangan," katanya.

Di sisi lain, pengendalian polusi udara dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan water mist milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH), termasuk perangkat yang tersedia di sejumlah gedung. Upaya ini juga diharapkan dapat menekan risiko kebakaran di wilayah perkotaan selama musim kemarau.

Baca Juga: Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, El Nino Ekstrem Tak Jadi Ancaman

"Kami juga mengoptimalkan penggunaan water mist untuk membantu menurunkan polusi udara sekaligus meminimalkan potensi kebakaran," tambahnya.

BPBD memastikan seluruh langkah mitigasi dilakukan melalui koordinasi lintas sektor guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana hidrometeorologi kering.

Kebijakan penanganan dampak El Nino ini akan dituangkan dalam Instruksi Gubernur sebagai pedoman bagi seluruh perangkat daerah di Jakarta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.