Akurat Logo

Stok Beras Jakarta Aman, Food Station Catat 47.449 Ton Beras Tersedia di PIBC

Okto Rizki Alpino | 30 April 2026, 14:36 WIB
Stok Beras Jakarta Aman, Food Station Catat 47.449 Ton Beras Tersedia di PIBC
Stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) tercatat mencapai 47.449 ton. (Istimewa)

AKURAT.CO PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda), memastikan ketersediaan beras di Jakarta dalam kondisi aman. Hingga 26 April 2026, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) tercatat mencapai 47.449 ton.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Dodot Tri Widodo, mengatakan jumlah beras di Jakarta masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Berdasarkan pencatatan kami, stok beras di PIBC masih dalam level aman. Per 26 April 2026 mencapai 47.449 ton, dengan rata-rata beras yang masuk dan keluar per hari hingga 2.500 ton," ujar Dodot dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga: Cadangan Beras Capai 5 Juta Ton Peluang Percepatan Swasembada Pangan

Sebagai pengelola PIBC, Food Station menegaskan komitmennya menjaga ketahanan pangan di Jakarta. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggencarkan program pasar murah, yang digelar rutin di empat titik setiap hari.

Dalam program tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, seperti beras sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), minyak goreng, gula, tepung, dan telur ayam.

Selain itu, dia juga memastikan stok beras untuk program pangan bersubsidi juga dalam kondisi aman. Food Station telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di daerah produsen untuk menjaga pasokan.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Bulog: Harga Beras dan Minyakita Terkendali

"Kami memastikan stok beras untuk program pangan bersubsidi aman. Food Station telah bekerja sama dengan sejumlah gabungan kelompok tani (gapoktan), penggilingan, serta pelaku usaha di daerah produsen untuk memasok bahan baku beras," katanya.

Dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga, Food Station turut bermitra dengan Perum Bulog dalam penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), khususnya di wilayah Jakarta. Distribusi dilakukan melalui jaringan Koperasi Merah Putih, FoodHub, serta pedagang kelontong.

"Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran distribusi dan stabilisasi harga beras di Jakarta," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.