Akurat Logo

Empat Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Okto Rizki Alpino | 11 Mei 2026, 16:21 WIB
Empat Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Tiga Pasien Sudah Sembuh
Kepala Dinkes Jakarta, Ani Ruspitawati, memberikan keterangan soal kasus Hantavirus, Senin (11/5/2026). Foto: Akurat.co/Okto Rizki Alpino

AKURAT.CO Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta menemukan empat kasus Hantavirus di wilayah Jakarta.

Dari jumlah tersebut, tiga pasien dinyatakan sembuh dengan gejala ringan. Sementara, satu orang masih berstatus suspek dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Kepala Dinkes Provinsi Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan, hingga saat ini belum ada tambahan kasus baru Hantavirus di Jakarta dan seluruh temuan masih terus dipantau.

"Sampai sekarang ini ada empat kasus yang sudah kita temukan. Tiga orang sudah sembuh dengan gelaja ringan. Satu orang masih suspek," jelasnya, kepada wartawan di Gedung DPRD Provinsi Jakarta, Senin (11/5/2026).

Menurut Ani, status satu pasien suspek belum dapat dipastikan positif Hantavirus karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Baca Juga: Tiga Orang Meninggal Dunia Sejak Hantavirus Masuk Indonesia pada 2024

"Diagnosisnya masih menunggu penegakan melalui pemeriksaan laboratorium. Jadi, belum dinyatakan positif," ujarnya.

Ani menyebut Hantavirus bukan merupakan virus baru seperti Covid-19 yang sempat menjadi penyakit baru secara global. Virus ini telah lama dikenal dan rutin dipantau setiap tahun oleh otoritas kesehatan.

"Hantavirus sebetulnya virus lama, bukan virus baru seperti Covid-19. Virus ini telah lama dikenal dan rutin dipantau setiap tahun," ujarnya.

Penularan Hantavirus umumnya terjadi dari hewan tikus ke manusia, baik melalui air liur, urine maupun kotoran yang mencemari lingkungan. Penularan juga dapat terjadi melalui debu yang terkontaminasi lalu terhirup oleh manusia.

"Penularannya melalui tikus, baik air liur, air seni maupun kotorannya yang terkontaminasi manusia. Bisa juga dari debu yang terhirup," ujar Ani.

Baca Juga: Wabah Hantavirus yang Mematikan, Eropa Memberlakukan Karantina terhadap Penumpang Kapal Pesiar

Hantavirus memiliki banyak varian. Namun, berdasarkan penjelasan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hanya varian Andes yang diketahui dapat menular antarmanusia dan sejauh ini baru ditemukan di Amerika Selatan.

"Varian Andes ditemukan di Amerika Selatan dan sampai saat ini belum ditemukan di Indonesia," kata Ani.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.