Akurat Logo

Alphard Pendakwah KH Anwar Zahid Dihantam Truk hingga Ringsek, Sang Kiai Tetap Hadiri Pengajian

Saeful Anwar | 11 Agustus 2026, 15:40 WIB
Alphard Pendakwah KH Anwar Zahid Dihantam Truk hingga Ringsek, Sang Kiai Tetap Hadiri Pengajian
Pendakwah KH Anwar Zahid, tetap menghadiri pengajian usai mengalami kecelakaan.

AKURAT.CO Pendakwah KH Anwar Zahid selamat setelah mobil Toyota Alphard yang ditumpanginya terlibat kecelakaan dengan dua truk di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (10/8/2026) malam.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Anwar Zahid bersama sopirnya sempat dibawa ke RSUD Padangan untuk menjalani pemeriksaan medis.

"Keduanya dinyatakan selamat tanpa luka serius dan kondisinya memungkinkan untuk tetap melanjutkan perjalanan," kata Septian saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2026).

Kondisi Anwar Zahid juga terlihat dari kehadirannya dalam agenda pengajian di Desa Sijenggung, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Ia tetap hadir dan memberikan ceramah setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan dokter.

Dalam siaran langsung melalui kanal YouTube resminya, Anwar Zahid bahkan menyapa jemaah yang hadir. Ia tampak melanjutkan aktivitas dakwahnya seperti agenda yang telah dijadwalkan.

Panitia pengajian juga membenarkan bahwa Anwar Zahid sempat mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju lokasi. Namun, setelah diperiksa dokter, kondisinya dinilai memungkinkan untuk tetap mengisi pengajian.

"Sedikit ada kendala, Pak Kiai sedikit ada kecelakaan tadi. Tapi alhamdulillah sampun diperiksa dokter dan saget rawuh ten meriki," kata panitia.

Baca Juga: Yaqut Cholil Qoumas Diduga Siapkan Rp17 miliar untuk Pengaruhi Pansus Angket Haji di DPR

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.