BNPB Catat 31 Kali Gempa Susulan Terjadi di NTT

AKURAT.CO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terjadinya 31 kali gempa susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga pukul 15.00 WIB.
Empat di antaranya memiliki Magnitudo yang cukup besar.
Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto, menjelaskan, gempa susulan pertama berkekuatan Magnitudo 6,2 terjadi pukul 05.13 dengan kedalaman 10 kilometer dan berpusat di laut.
"Sampai sore ini, dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, sudah memberikan informasi bahwa sampai pukul 15 hari ini, itu sudah terjadi 31 kali gempa susulan. Yang signifikan, yang Magnitudonya besar ini ada paling tidak tercatat ada empat," katanya, dalam konferensi pers secara daring dari Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
Gempa susulan kedua tercatat berkekuatan Magnitudo 5,5 pada pukul 05.13.53. Gempa berada pada 8,14 Lintang Selatan dan 120,95 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer di laut.
Baca Juga: DPR Sampaikan Duka Gempa NTT, Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban
Gempa susulan ketiga terjadi pukul 05.28 dengan kedalaman 10 kilometer di laut. Sementara gempa susulan keempat berkekuatan Magnitudo 5,6 terjadi pukul 05.37.
"Kemudian gempa susulan yang keempat yang cukup besar dengan Magnitudo 5,6 di pukul 05.37. Jadi, semuanya yang cukup besar ini ada di pagi hari," kata Suharyanto.
Kendati demikian, setelah pukul 07.00 WIB, gempa susulan tidak terjadi dengan Magnitudo besar seperti yang tercatat sebelumnya.
"Bahwa sejak pukul tujuh pagi sampai sekarang sudah tidak ada lagi gempa-gempa yang Magnitudonya besar," ujarnya.
Hingga pukul 15.00 WIB, dilaporkan terdapat 38 orang meninggal dunia. Kemudian dua orang mengalami luka berat dan 11 lainnya luka ringan.
Baca Juga: Pemerintah Siagakan Bantuan untuk Tangani Dampak Gempa NTT
"Jadi korban terdampak, yang pertama adalah korban jiwa. Sampai dengan pukul 15 sore ini, terdata ada 38 jiwa yang meninggal dunia. Kemudian dua jiwa luka berat, 11 luka ringan. Kemudian kurang lebih ada dua ribu jiwa yang melaksanakan mengungsi secara mandiri," jelas Suharyanto.
BNPB akan memberikan pembaruan informasi secara berkala terkait penanganan gempa di NTT.
Sebelumnya, gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT, Sabtu pukul 04.58 WIB. Gempa berpusat di laut dengan kedalaman 15 kilometer. Titik gempa berada di 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









