Sampaikan Dukacita, Wapres Gibran Pastikan Pemerintah Lakukan Penanganan Darurat Gempa NTT

AKURAT.CO Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan duka dan keprihatinan atas bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026).
"Saya menyampaikan duka dan keprihatinan yang mendalam atas bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur," katanya, melalui keterangan resmi.
Gibran mengatakan, pikiran dan doa selalu menyertai masyarakat NTT yang terdampak gempa.
Akibat dari musibah ini, masyarakat harus kehilangan sanak keluarga, tempat tinggal yang rusak, serta berada di situasi yang sulit akibat bencana.
"Pikiran dan doa saya bersama seluruh masyarakat yang terdampak, khususnya keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, mengalami kerusakan tempat tinggal, maupun yang saat ini masih berada dalam situasi sulit akibat bencana," jelasnya.
Baca Juga: Gubernur NTT: Wilayah Utara Pulau Flores Paling Terdampak Gempa
Pemerintah akan berupaya memastikan penanganan terhadap masyarakat terdampak dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Penanganan tersebut mencakup penanganan darurat, evakuasi, pendataan dampak bencana, hingga penyaluran bantuan.
"Pemerintah akan berupaya maksimal untuk memastikan penanganan darurat, evakuasi, pendataan dampak bencana, serta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi," ujar Gibran.
Ia juga mendoakan masyarakat NTT diberikan kekuatan dan keselamatan.
"Semoga seluruh masyarakat NTT diberikan kekuatan dan keselamatan. Serta proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan dengan sebaik-baiknya," kata Gibran.
Wilayah NTT diguncang gempa bumi dengan Magnitudo 7,7 pada Sabtu pagi.
Baca Juga: Kenapa NTT Rawan Gempa Bumi? Ternyata Ini Penyebabnya
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 37 gempa bumi susulan dalam dua jam pemantauan setelah gempa utama terjadi.
BMKG telah mengakhiri Peringatan Dini Tsunami di NTT pada pukul 07.30 WIB. Meski demikian, masyarakat diminta tetap tenang dan waspada karena gempa susulan masih dapat terjadi selama beberapa hari hingga berminggu-minggu setelah gempa utama.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan, aktivitas gempa susulan masih terdeteksi setelah gempa utama berkekuatan M 7,7. Dalam dua jam observasi, BMKG mencatat sedikitnya 37 kali gempa bumi susulan.
Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hal yang masih mungkin terjadi setelah gempa besar.
"Dengan besaran gempa Magnitudo 7,7, tentu masih banyak sekali gempa susulan yang bisa berlangsung berhari-hari hingga berminggu-minggu. Namun, bukan berarti masyarakat harus merasa panik, melainkan tetap waspada," jelas Wijayanto.
Baca Juga: NTT Gempa M 7,7 Hari Ini, 37 Gempa Susulan Terdeteksi BMKG
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 7Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026
- 1020 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!








