Pemprov Jakarta Hibahkan Dua Aplikasi Digital ke 200 Kota, dari Bekasi hingga Probolinggo

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menghibahkan dua aplikasi platform digital kepada 200 kota di Indonesia, untuk direplikasi dan dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Kedua aplikasi yang dihibahkan yakni, digital city data paltform dan learning management system.
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mengatakan teknologi dapat menjadi pengubah permainan dalam menghadapi persoalan perkotaan. Pemerintah Jakarta terus mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan mahadata atau big data dalam tata kelola kota.
Di Jakarta, teknologi digunakan untuk berbagai kebutuhan. Intelligent Traffic Control System, misalnya, mengatur lalu lintas secara real-time. Jakarta Satu mengintegrasikan data geospasial dengan prinsip satu peta, satu data, dan satu kebijakan. Adapun JAKI menjadi super app untuk berbagai layanan publik.
Baca Juga: Panduan Mengatasi Masalah di Aplikasi PikaShow
"Berbagai inovasi tersebut menunjukkan bahwa teknologi tidak boleh berhenti sebagai sekadar kecanggihan. Lebih dari itu, teknologi harus menjadi alat untuk membuat sistem pembangunan kota menjadi lebih baik," kata Rano saat membuka JAKI & Fellowship Cities Forum (JFCF) 2026 di Ruang Pola Blok G, Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Kepala Dinas Informatika Jakarta, Marulina Dewi, mengatakan sebanyak 200 kota menjadi penerima hibah itu di antaranya Bandung, Depok, Bekasi, dan Probolinggo. Pemerintah daerah penerima memperoleh hak untuk menggunakan dan mereplikasi kedua aplikasi tersebut.
Dia mengatakan pemberian aplikasi tersebut bukan akhir dari kerja sama. Pemerintah Jakarta akan tetap terlibat dalam proses pengembangan dan penerapannya di daerah penerima.
Baca Juga: 10 Fitur Aplikasi MovieBox yang Sering Terlewatkan Pengguna
"Kami berharap langkah ini nantinya menjadi awal kolaborasi yang lebih luas," kata Marulina.
Menurut dia, Jakarta tidak sekadar menyerahkan teknologi kepada daerah lain. Pemerintah Jakarta juga akan belajar dari penerapannya di berbagai kota.
"Jadi tidak sekadar diberikan, tetapi kita akan ikut bersama-sama dengan teman-teman pemerintah daerah. Pastinya, hasilnya akan kembali lagi ke Jakarta," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








