Penerbitan Obligasi Jakarta Mandek, Pramono Kasih Opsi ke Kemenkeu Kembalikan DBH

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tetap mengajukan penerbitan obligasi daerah senilai Rp5,2 triliun. Sebab, Jakarta membutuhkan dana tambahan untuk membiayai pembangunan.
Pernyataan itu disampaikan usai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, meminta pemerintah daerah tidak terburu-buru menerbitkan obligasi dan menyarankan pinjaman melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
"Saya tetap akan ajukan. Karena bagaimanapun Pemerintah Jakarta kan tahu kebutuhan itu," kata Pramono di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).
Baca Juga: Rugikan Investor, Restrukturisasi Obligasi PTPP Ditolak Mentah-Mentah
Meski demikian, dirinya akan mendengarkan dan mengikuti arahan Purbaya. Namun, dia menilai kebutuhan pembangunan Jakarta tetap harus dipenuhi.
Menurutnya, dana obligasi itu akan digunakan untuk menjalankan berbagai pembangunan. Maka itu, dia meminta agar rencana penerbitan obligasi dapat direstui.
Baca Juga: BI Rate Diprediksi Segera Capai Puncak, CIMB Soroti Obligasi sebagai Pilihan Investasi yang Menarik
"Pak Purbaya menyampaikan bahwa duit DKI banyak. Kan kami juga disuruh bangun yang banyak juga. Dan untuk bangun itu kan perlu duit," kata dia.
Pramono mengatakan ada pilihan lain apabila pemerintah pusat tidak menyetujui rencana penerbitan obligasi tersebut. Pemerintah Pusat, kata dia, dapat mengembalikan dana bagi hasil (DBH) kepada Jakarta.
"Atau kalau enggak, ya dana bagi hasilnya tolong dikembalikan. Jadi simpel itu saja," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








