Akurat Logo

Antrean BBM Mengular di Palangka Raya, Gibran Turun Tangan dan Bilang Begini

Ayu Rachmaningtyas | 11 September 2026, 11:57 WIB
Antrean BBM Mengular di Palangka Raya, Gibran Turun Tangan dan Bilang Begini
Wapres Gibran Rakabuming Raka, secara mendadak menyambangi antrean panjang kendaraan di salah satu SPBU Pertamina di Jalan Tjilik Riwut Km 12, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, secara mendadak menyambangi antrean panjang kendaraan di salah satu SPBU Pertamina di Jalan Tjilik Riwut Km 12, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Gibran langsung mengecek penyebab antrean dan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tersebut. Ia juga berdialog dengan petugas dan sejumlah warga yang tengah mengantre.

Dalam kesempatan itu, Gibran meminta setiap kendala terkait pasokan BBM segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

“Pak, kalau ada kelangkaan-kelangkaan, lapor kami ya, Pak,” pinta Gibran, dikutip Jumat (11/9/2026).

Gibran menegaskan pemerintah akan terus memastikan ketersediaan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia bahkan meminta agar antrean panjang seperti yang terjadi saat itu tidak kembali terjadi pada hari berikutnya.

“Besok tidak boleh antre begini ya. Kita pastikan barangnya ada terus,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah petugas SPBU menjelaskan bahwa pasokan BBM sedang dalam perjalanan menuju lokasi.

Baca Juga: Doa Saat Keracunan MBG, Supaya Cepat Sembuh

Sambil menunggu pasokan tiba, Gibran meminta petugas mengatur antrean kendaraan dengan baik agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya di luar area SPBU.

Kepada warga yang masih mengantre, Gibran meminta mereka bersabar sembari memastikan pasokan BBM akan tersedia.

“Tunggu ya, Pak. Maaf, ya,” ucapnya.

Kunjungan singkat tersebut menjadi bagian dari perhatian Wapres untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama di wilayah yang terdampak bencana.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.