Akurat Logo

Pastikan Penanganan Maksimal, Wapres Kunjungi Anak-anak Korban Keracunan Makanan di Karo

Ayu Rachmaningtyas | 11 September 2026, 17:49 WIB
Pastikan Penanganan Maksimal, Wapres Kunjungi Anak-anak Korban Keracunan Makanan di Karo
Wapres Gibran Rakabuming Raka mengunjungi anak-anak korban keracunan makanan di Kabupaten Karo, Jumat (11/9/2026). - Foto: Setwapres

AKURAT.CO Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi anak-anak korban keracunan makanan yang dirawat di Rumah Sakit Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi, Kabupaten Karo, Jumat (11/9/2026).

Ia mengatakan, kesehatan para murid merupakan hal yang sangat penting, agar mereka dapat kembali menjalani aktivitas, menuntut ilmu, dan mengejar cita-cita.

Maka, kehadiran Wapres Gibran menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan anak, sekaligus memastikan proses pemulihan mereka dapat berjalan cepat dan optimal.

"Saya hadir di sini karena saya sangat menyadari kesehatan anak-anak sangat penting. Dan saya akan berusaha semaksimal mungkin agar penanganan anak-anak bisa maksimal, sehingga anak-anak bisa kembali pulih," katanya.

Ia mengatakan, Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Antrean BBM Mengular di Palangka Raya, Gibran Turun Tangan dan Bilang Begini

Karena itu, program ini terus dievaluasi dan disempurnakan, agar pelaksanaannya semakin baik dan sesuai harapan masyarakat.

Segala bentuk masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.

"Hal ini sedang dievaluasi oleh kepala BGN (Badan Gizi Nasional). Tapi semua keluhan serta masukan bapak, ibu akan saya sampaikan kepada pimpinan tertinggi untuk mendapat tindak lanjut," ujar Wapres Gibran.

"Atas nama pemerintah, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya," katanya, menambahkan.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran juga menyerap aspirasi warga secara langsung di lobi rumah sakit. Ia mendengarkan berbagai keluhan yang disampaikan, mulai dari kebutuhan obat hingga cerita seorang ibu tentang yang anaknya pernah mengalami keracunan makanan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.