Akurat Logo

Hari Keenam Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Petunjuk Baru

Ayu Rachmaningtyas | 14 September 2026, 06:30 WIB
Hari Keenam Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Petunjuk Baru
Tim SAR gabungan menemukan sejumlah benda yang diduga berkaitan dengan rombongan jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

AKURAT.CO Tim SAR gabungan menemukan sejumlah benda yang diduga berkaitan dengan rombongan jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Temuan tersebut berupa beberapa life jacket, terpal, hingga galon.

Benda-benda itu ditemukan di sejumlah lokasi berbeda selama operasi pencarian hari keenam terhadap rombongan yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK).

Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, mengatakan seluruh objek yang ditemukan akan diserahkan kepada kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut.

"Objek-objek tersebut akan kami serahkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti lebih lanjut," ujar Al Amrad, Minggu (13/9/2026).

Temuan pertama terjadi sekitar pukul 08.50 WIB. KRI Gilimanuk yang menyisir perairan di sebelah selatan Pulau Sangiang menemukan sebuah life jacket dan terpal.

Pencarian oleh armada tersebut berlangsung selama sekitar sembilan jam di wilayah perairan tersebut.

Tak lama berselang, sekitar pukul 09.45 WIB, KAL Anyer menemukan satu life jacket saat melakukan penyisiran di sekitar Teluk Belimbing, Lampung.

Temuan lainnya didapat RIB 02 Lampung sekitar pukul 10.15 WIB. Saat berpatroli di perairan antara Pulau Sebesi dan Pulau Sangiang, tim menemukan terpal serta sebuah galon.

Sementara itu, KN Bima menemukan life jacket berwarna oranye di sekitar Pulau Rakata. Benda tersebut ditemukan pada pukul 09.58 WIB.

Rangkaian temuan tersebut kini menjadi bagian dari bahan evaluasi tim SAR untuk menentukan langkah pencarian berikutnya.

Baca Juga: Kapal Virgo Transport 8 Alami Kemiringan, Basarnas: Ada Hantaman Ombak di Lambung Kanan

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.