Pemerintah Pertimbangkan Bangun Camp Khusus bagi Warga Terdampak Karhutla

AKURAT.CO Pemerintah mempertimbangkan pembangunan camp atau tempat penampungan khusus bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Rencana tersebut akan dibahas dalam rapat lintas kementerian dan lembaga sebagai bagian dari upaya penanganan dampak karhutla, terutama terhadap kesehatan masyarakat.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono, mengatakan, pembangunan camp khusus menjadi salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan pemerintah.
Namun, keputusan mengenai kebutuhan fasilitas tersebut masih menunggu hasil pembahasan bersama sejumlah kementerian dan lembaga.
“Nanti hari ini ada Surat Edaran Bersama (SEB) antara beberapa kementerian dan lembaga. Nanti akan dibahas di situ, apakah perlu membuat camp khusus atau gimana,” kata Dante saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Ia menegaskan, perlindungan terhadap masyarakat terdampak karhutla merupakan hal penting.
Meski demikian, pemerintah belum memutuskan apakah tempat penampungan khusus perlu didirikan.
“Penting dong. Penting, tapi untuk camp khusus pasti kita pertimbangkan. Nanti akan kita bahas. Masih kita pertimbangkan, nanti kita bahas,” ujarnya.
Menurut Dante, pemerintah juga akan memperkuat koordinasi antarkementerian untuk memastikan penanganan dampak kesehatan akibat karhutla berjalan secara terintegrasi.
Ia menyebut Menteri Kesehatan dijadwalkan menggelar rapat bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan kementerian terkait pada Kamis sore untuk membahas langkah penanganan tersebut.
“Hari ini juga Pak Menteri nanti jam 3 sore ini akan melakukan rapat dengan Kemendagri secara terintegrasi untuk melakukan penanganan di bidang kesehatannya dengan kementerian terkait mengenai Karhutla ini,” jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










