Akurat Logo

Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif

Wahyu SK | 24 Oktober 2026, 17:34 WIB
Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif
Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin, menyebut pihaknya mendorong pemuda masjid agar mampu menciptakan karya dan inovasi. - Foto: Diskominfo Tangsel

AKURAT.CO Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan menggandeng Gerakan Pejuang Subuh (GPS) untuk menghelat program pelatihan keterampilan digital yang menyasar kalangan pemuda masjid.

Kegiatan ini dirancang secara terstruktur dalam tiga kali pertemuan di sejumlah masjid yang tersebar di wilayah Pamulang.

Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin, menjelaskan bahwa inisiatif ini diambil sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas generasi muda agar tidak tertinggal dalam penguasaan teknologi informasi yang kian masif.

"Pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong pemuda masjid agar tak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan karya dan inovasi," ujar Asep, melalui keterangannya, Sabtu (24/10/2026).

Lebih lanjut, Asep menguraikan bahwa pembekalan teknis yang diberikan berfokus pada bidang-bidang esensial yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif digital masa kini, termasuk pemrograman komputer (coding) dan produksi konten digital.

Baca Juga: Fokus Pendidikan dan Pemulihan Kesehatan, Mantan Kadispora Tangsel Alih Tugas ke BKPSDM

Menurutnya, penguasaan materi tersebut memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pengembangan kapasitas individu sekaligus memperluas peran positif generasi muda di ruang publik daring.

"Melalui pelatihan coding dan konten digital, peserta dibekali keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi diri hingga menyebarkan informasi positif di ruang digital," ujarnya.

Pelatihan yang dipusatkan di kawasan Pamulang ini diharapkan mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi lingkungan sosial di sekitarnya.

Melalui kolaborasi ini, masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah ritual semata, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan umat berbasis teknologi.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan memandang bahwa keterlibatan aktif pemuda masjid dalam ekosistem teknologi merupakan kunci penting untuk menjaga ruang digital tetap sehat dan konstruktif. Oleh karena itu, program ini diarahkan untuk melahirkan SDM lokal yang berdaya saing tinggi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Reporter
Wahyu SK
W
Editor
Wahyu SK