Akurat Logo

Tata Cara Sholat Sunah Dua Rakaat Setelah Pulang Haji

Lufaefi | 11 Juni 2026, 06:04 WIB
Tata Cara Sholat Sunah Dua Rakaat Setelah Pulang Haji
Ilustrasi Shalat Sunah Dua Rakaat Setelah Pulang Haji (Google Image)

AKURAT.CO Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang menjadi dambaan setiap Muslim. Setelah menunaikan seluruh rangkaian manasik di Tanah Suci dan kembali ke tanah air, seorang jamaah dianjurkan untuk senantiasa menjaga semangat ibadah serta mensyukuri nikmat yang telah Allah Swt. berikan.

Salah satu amalan yang dianjurkan setelah tiba di rumah adalah melaksanakan sholat sunah dua rakaat sebagai ungkapan syukur atas keselamatan perjalanan dan keberhasilan menunaikan ibadah haji.

Anjuran ini didasarkan pada hadis Rasulullah Saw. yang menunjukkan bahwa beliau biasa melaksanakan sholat dua rakaat ketika kembali dari suatu perjalanan. Dari Ka‘ab bin Malik ra. disebutkan:

عَنْ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ بَدَأَ بِالْمَسْجِدِ فَرَكَعَ فِيهِ رَكْعَتَيْنِ

Artinya: “Dari Ka‘ab bin Malik ra., sesungguhnya Nabi Muhammad Saw. apabila datang dari suatu perjalanan, beliau memulai dengan mendatangi masjid lalu melaksanakan sholat dua rakaat di dalamnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Timwas Haji DPR RI Minta Pemerintah Benahi Akomodasi yang Belum Merata di Madinah

Para ulama menjelaskan bahwa anjuran ini berlaku untuk setiap perjalanan yang dibolehkan syariat, termasuk perjalanan ibadah haji. Sholat tersebut bukan merupakan kewajiban, melainkan amalan sunah yang bernilai syukur dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Adapun tata cara sholat sunah dua rakaat setelah pulang haji pada dasarnya sama dengan sholat sunah lainnya. Pertama, jamaah berniat dalam hati untuk melaksanakan sholat sunah dua rakaat karena Allah Swt.

Niat tidak harus dilafalkan, namun sebagian ulama membolehkan pelafalan niat untuk membantu menghadirkan kekhusyukan.

Setelah berniat, jamaah melakukan takbiratul ihram dengan mengucapkan:

اللَّهُ أَكْبَرُ

Artinya: “Allah Maha Besar.”

Kemudian membaca doa iftitah, surat Al-Fatihah, dan dilanjutkan dengan membaca ayat atau surat dari Al-Qur’an. Setelah itu melaksanakan ruku’, i‘tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua sebagaimana tata cara sholat pada umumnya.

Pada rakaat kedua, setelah membaca Al-Fatihah dan surat Al-Qur’an, jamaah menyempurnakan gerakan sholat hingga duduk tasyahud akhir. Setelah membaca tahiyat, shalawat kepada Nabi Muhammad Saw., dan doa-doa yang dianjurkan, sholat ditutup dengan salam ke kanan dan ke kiri.

Selesai melaksanakan sholat, jamaah dianjurkan memperbanyak doa dan bersyukur kepada Allah Swt. atas nikmat yang telah diberikan. Di antara doa yang dapat dipanjatkan adalah memohon agar ibadah hajinya diterima dan memperoleh predikat haji yang mabrur. Rasulullah Saw. bersabda:

الْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ

Artinya: “Haji yang mabrur tidak ada balasan baginya selain surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Menteri Haji Usul Tambahan Anggaran Rp1,84 Triliun untuk Perkuat Layanan Jemaah Tahun 2027

Sholat sunah dua rakaat setelah pulang haji merupakan amalan sederhana, namun sarat makna spiritual. Melalui ibadah ini, seorang Muslim meneguhkan rasa syukur, memohon keberkahan, serta berharap agar semangat ketaatan yang diperoleh selama di Tanah Suci tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, kepulangan dari ibadah haji bukan menjadi akhir dari perjalanan spiritual, melainkan awal untuk menjadi pribadi yang lebih dekat kepada Allah Swt. dan lebih bermanfaat bagi sesama.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi