Video Baby Shark Di YouTube Ditonton Miliar Kali, Segini Duit Yang Didapat Pinkfong

AKURAT.CO - Video Baby Shark Dance pertama kali diunggah di YouTube pada tahun 2016 oleh perusahaan asal Korea Selatan, Pinkfong. Lagu ini segera menjadi viral di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (22/9/2023), lagu dengan video animasi ini mengisahkan keluarga hiu yang lucu berhasil meraih pendapatan sekitar $283 ribu atau setara dengan Rp4,35 miliar dari 150 juta penayangan setiap bulannya.
Baby Shark Dance berhasil mengungguli lagu-lagu anak lainnya yang juga sedang viral, seperti Johny Johny Yes Papa dengan 6,8 miliar penayangan, Cocomelon Nursery Rhymes 'Bath Song' dengan 6,4 miliar penayangan, dan Phonics Song with Two Words dengan 5,4 miliar penayangan.
Baca Juga: Cetak Sejarah, 'Baby Shark' Jadi Video YouTube Pertama yang Capai 10 Miliar Penayangan
Pencipta Lagu Baby Shark
Di balik kesuksesan lagu Baby Shark, ada sosok bernama Kim Min-Seok, yang merupakan produser sekaligus CEO perusahaan SmartStudy. Kim kemudian menciptakan sebuah merek khusus untuk anak-anak yang diberi nama Pinkfong, yang menjadi platform peluncuran untuk lagu Baby Shark.
Pada tahun 2010, Kim Min-Seok bersama dua rekannya mendirikan perusahaan Pinkfong. Ketika video Baby Shark Dance mencapai 3,8 miliar kali penayangan di YouTube, Kim Min-Seok berhasil meraup keuntungan sebesar $125 juta atau setara Rp1,92 triliun.
Untuk masa depan, Kim Min-Seok memiliki rencana untuk menciptakan taman hiburan yang ditujukan bagi keluarga. Kesuksesan video Baby Shark Dance juga mendorong pendapatan Pinkfong naik sebesar 4,8%, mencapai total $51 miliar dalam 9 bulan pertama tahun 2021.
Baca Juga: 2.869 Siswa SD Nyanyi Bareng Lagu Baby Shark, Raih Guinness World Records
Dengan saluran YouTube dan 69,7 juta pelanggan, hampir 65% dari penjualan Pinkfong berasal dari luar Korea Selatan. Saat ini, jumlah penonton Pinkfong diperkirakan mencapai puluhan triliun.
Video Baby Shark Dance saat ini memegang predikat sebagai most wanted video yang ditonton di YouTube sejak dirilis pada 18 Juni 2016.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








