Update! Kondisi Dan Jumlah Korban Terbaru Perang Israel-Palestina

AKURAT.CO Militan Hamas Palestina telah melancarkan aksi serangan udara ke wilayah Israel pada Sabtu (9/10/2023). Serangan mendadak ini diberi nama Operasi Badai al-Aqsa dan menewaskan lebih dari 700 orang Israel.
Serangan Hamas Palestina membuat pihak Israel menyatakan perang untuk membalas dendam atas aksi tersebut.
Baca Juga: 5 Hal Yang Perlu Diketahui Dari Perang Israel Dan Hamas Palestina
Korban Perang Israel Dan Militan Hamas Palestina
Menurut beberapa sumber, Senin (9/10/2023), perang antara Hamas palestina dan Israel ini telah memakan banyak korban sekitar lebih dari 1.100 nyawa.
Serangan udara Israel atau Operasi Pedang Besi telah menghancurkan sejumlah bangunan seperti kantor, pos pelatihan Hamas, masjid, rumah dan sebagainya.
Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan terdapat 2.300 orang terluka dan 413 warga Palestina yang terbunuh, termasuk 78 anak-anak sejak Sabtu.
Sementara itu, media Israel menyampaikan bahwa sekitar 700 orang tewas dalam serangan hari Sabtu. Sekitar 30 warga Israel dinyatakan menghilang dan 260 orang tewas saat menghadiri pesta dansa karena diserang oleh orang-orang bersenjata.
Baca Juga: Doa Untuk Kemenangan Warga Palestina Melawan Israel
Kondisi WNI Di Israel dan Palestina
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman, Yordania, menyatakan bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban serangan Israel di Gaza.
Namun terdapat 45 WNI yang berada di Palestina, 10 di Gaza dan sisanya di tepi barat.
Selain itu, 230 WNI berada di berbagai wilayah Israel.
Situasi Perang Israel Dan Militan Hamas Palestina
Di luar Gaza, pasukan Israel dan milisi Hizbullah Lebanon saling menyerang pada hari Minggu (8/10/2023) kemarin. Sementara itu, dua turis Israel dan pemandu Mesir ditembak mati oleh polisi di Mesir.
Militer Israel telah mempersiapkan perang darat melawan Hamas Palestina bersama 100.000 tentara cadangan di dekat Gaza. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh juru bicara militer Israel, Jonathan Concricus melalui platform X pada Senin (9/10/2023).
Baca Juga: Rupiah Tersungkur 79 Poin Ke Rp15.692 Di Tengah Perang Hamas - Israel
Amerika Serikat dipastikan mendukung Pemerintah Israel melalui pernyataan Joe Biden terkait konflik Israel dan Hamas Palestina. Mereka akan memberikan bantuan untuk Israel seperti kelompok penyerang kapal induk USS Gerald R. Ford, empat kapal perusak berpeluru kendali dan sejumlah jet tempur.
Selain Amerika Serikat, Inggris juga dilaporkan mendukung Israel namun belum ada keterangan resmi.
Aksi saling menyerang masih terus berlanjut antara Israel dan militan Hamas Palestina. Peperangan saat ini dinilai semakin panas sejak Mei 2021.[] (Tasya Nurhaliza Putri)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






