Nestapa Jurnalis dalam Konflik Israel - Hamas, Puluhan Meregang Nyawa

AKURAT.CO - Konflik Israel - Hamas disebut sebagai perang mematikan bagi jurnalis dan pekerja media dengan rata-rata satu kematian setiap hari.
Sejak dimulainya pada 7 Oktober, sekitar 60 jurnalis dan pekerja media telah tewas, jumlah yang setara dengan selama setengah abad Perang Vietnam.
"Dalam perang, Anda tahu, perang klasik, saya dapat mengatakan bahwa di Suriah, di Irak, di bekas Yugoslavia, kita tidak melihat pembantaian semacam ini," ujar Anthony Bellanger selaku sekretaris jenderal Federasi Jurnalis Internasional, dikutip dari Apnews.com, Senin (4/12/2023).
Meski gencatan senjata selama seminggu di Gaza berakhir, penderitaan terus berlanjut dengan beberapa kematian tambahan. Bellanger menyatakan duka atas sekitar 60 jurnalis yang meninggal, sementara banyak kantor media di Gaza hancur.
Baca Juga: Israel Klaim Temukan 800 Terowongan Menuju Kamp Hamas di Bawah Kota Gaza
Di tengah reruntuhan, jurnalis lokal, seperti yang diungkapkan oleh Nasser Abu Baker sebagai Presiden Sindikat Jurnalis Palestina, terus menjalankan tugasnya meski kehilangan keluarga dan kondisi sulit.
Namun, Bellanger mencatat ketidakresponsifan pemerintah Israel terhadap panggilan untuk bertemu, sementara Israel menegaskan upaya melindungi warga sipil dan menyalahkan Hamas.
IFJ dan Reporters Without Borders, meminta Pengadilan Kriminal Internasional untuk menyelidiki kematian jurnalis.
Kepala jaksa ICC, Karim Khan, telah mengunjungi daerah tersebut, menyebut serangan Hamas pada 7 Oktober sebagai pelanggaran serius hukum kemanusiaan internasional.
Meski ICC sudah menyelidiki tindakan Israel dan Palestina sejak 2014, Israel menolak yurisdiksi ICC dalam konflik ini dan Bellanger melihat perubahan tidak akan segera terjadi. Namun, dia menegaskan bahwa sebagai kepala jaringan jurnalisme global, ia tidak punya hak untuk menjadi pesimis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








