Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Kontraktor USAID

AKURAT.CO - Seorang kontraktor United States Agency for International Development (USAID), Hani Jnena (33), tewas dalam serangan udara Israel di Gaza pada 5 November lalu, bersama dengan keluarganya yang terdiri dari istrinya dan dua anaknya yang berusia 2 dan 4 tahun.
Dikutip dari Apnews.com, Senin (18/12/2023), Jnena, pekerja teknologi internet, mencari perlindungan bersama keluarganya, tetapi malangnya terbunuh saat berlindung bersama mertuanya.
Perusahaan yang mempekerjakannya adalah mitra lapangan USAID. Serangan ini memicu peringatan dari Badan Pembangunan AS, menyerukan perlindungan lebih besar bagi pekerja kemanusiaan selama pertempuran di Gaza.
Lebih dari 17.000 orang dilaporkan tewas di Gaza selama konflik dua bulan antara Israel dan Hamas, dengan sebagian besar merupakan warga sipil, termasuk banyak pekerja lembaga bantuan lokal dan internasional.
Para pegawai USAID mencuat dalam protes terbaru terkait kebijakan AS yang mendukung serangan Israel. Juru bicara USAID, Jessica Jennings, menyatakan duka cita atas kematian warga sipil dan pekerja kemanusiaan.
"Dalam memberikan bantuan dan mengadvokasi keselamatan yang lebih besar bagi masyarakat sipil dan para pekerja kemanusiaan yang melayani mereka, kami melakukan yang terbaik untuk menghormati dedikasi, ketabahan, dan kasih sayang semua pekerja kemanusiaan yang telah terbunuh," kata Jennings.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








