Pembukaan Kuil Utama Munculkan Rasa Takut bagi Umat Muslim di India

AKURAT.CO Umat Hindu di India akan meresmikan pembukaan salah satu salah satu kuil paling suci yang dipercaya sebagai tempat kelahiran Dewa Ram, di daerah Ayodhya, negara bagian utara India.
Namun, pembukaan kuil itu memunculkan kenangan pahit bagi umat muslim di
sana. Salah satunya, bagi seorang penjahit bernama Safi Mohammad yang berencana untuk melepas kepergian istri dan kedua putranya sebelum ribuan peziarah tiba di daerah tersebut.
Pria berusia 38 tahun ini mengatakan bahwa ia ingat ketika massa Hindu menghancurkan masjid Babri pada bulan Desember 1992. Memicu kerusuhan agama di seluruh negeri yang menewaskan hampir 2.000 orang yang sebagian besar dari mereka adalah umat Muslim.
Salah satu korban dari kerusuhan yang terjadi yakni sang paman.
"Keluarga saya telah melalui banyak hal. Apa pun bisa terjadi kapan saja," katanya sambil bekerja di depan mesin jahit di rumahnya, yang terletak beberapa meter dari kuil, dikutip Rabu (20/12/2023).
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Shin Tae Yong Tetap Panggil Pratama Arhan walau Jarang Dimainkan di Klub
Ayodhya merupakan daerah di negara bagian Uttar Pradesh di bagian utara India, merupakan rumah bagi sekitar 3 juta orang termasuk 500.000 Muslim.
Para pejabat mengatakan setidaknya sepersepuluh dari umat Muslim di sana tinggal di sekitar Kuil Ram yang baru dibangun.
Beberapa dari penduduk muslim di sana mengatakan mereka masih takut kepada umat Hindu, terutama para pengunjung yang datang. Sebab setiap insiden akan memiliki potensi untuk menjadi peristiwa besar.
Setidaknya selusin pria Muslim mengatakan bahwa mereka juga berencana untuk mengirim keluarga mereka ke luar kota menjelang upacara pembukaan kuil yang akan berlangsung pada 22 Januari 2024.
"Kami tidak bisa mengatakan apa yang akan terjadi di sekitar pembukaan, orang-orang di masyarakat sedikit takut," kata Parvez Ahmad Qasmi, pengelola sebuah sekolah Islam di Ayodhya dan kehilangan ayah mertuanya karena kerusuhan yang terjadi lebih dari tiga dekade yang lalu.
Bahkan ketika beberapa penduduk di sekitar kuil mengungkapkan kekhawatiran mereka, masih ada Muslim Ayodhya yang mengatakan bahwa tidak ada kekerasan besar di bawah pemerintahan Partai Bharatiya Janata (BJP) dari Perdana Menteri Narendra Modi.
Baca Juga: Viral Penjual Donat Berbagi ke Bule Tanpa Pamrih, Dihadiahi Uang Rp155 Juta dan Rumah Mewah
Menurut mereka, dorongan terhadap ekonomi lokal dari para peziarah akan membantu mereka juga.
Kuil Ram ini diharapkan dapat meningkatkan peluang BJP yang beraliran nasionalis Hindu dalam pemilihan umum tahun depan, karena kuil ini memenuhi salah satu janji kampanye utamanya.
Modi sendiri akan meresmikan kuil ini lebih dari empat tahun setelah Mahkamah Agung mengakhiri sengketa atas situs ini dan memberikannya kepada kelompok-kelompok Hindu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








