YouTuber Daud Kim Mau Bangun Masjid di Incheon, Pemilik Tanah Malah Ingin Putus Kontrak

AKURAT.CO YouTuber Muslim Korea, Daud Kim mengumumkan akan membeli sebidang tanah di Pulau Yeongjong di Incheon. YouTuber dengan subscriber sebanyak 5,5 juta itu berencana untuk membangun masjid di tanah yang dibelinya.
Berdasarkan laporan Yonhap News TV, pemilik sebelumnya yang akan menjual tanah kepada Daud Kim, justru mengajukan penghentian kontrak.
"Saya menandatangani kontrak, tetapi agen real estate menyuruh saya untuk membatalkannya. Ketika saya mengetahuinya nanti, saya mendengarnya bahwa mereka akan memasang wadah dan menyiarkannya di YouTube. Jadi saya juga bilang tidak," kata tuan A, mantan pemilik tanah, dilansir Naver.
Baca Juga: Mengenal Sosok Daud Kim, Mualaf Korea yang Viral Usai Buka Donasi untuk Bangun Masjid
Kantor distrik yang bertanggung jawab juga menjelaskan, kemungkinan sulit untuk membangun masjid di lokasi tersebut. Bahkan, Jung-gu mengatakan bahwa Daud Kim tidak mengajukan izin untuk mendirikan bangunan.
Untuk membangun tempat ibadah memerlukan berbagai pertimbangan, salah satunya lingkungan sekitar. Hal ini dikarenakan sulit mendapatkan izin tempat ibadah sebab kondisi jalan yang buruk di sekitar lokasi.
Selain itu, tanah yang telah ditanda tangani oleh Daud Kim merupakan kawasan hijau alami dengan rasio bangunan terhadap tanah sebesar 20% dan luas lantai hingga 80%. Meskipun izin diberikan, bangunan hanya memiliki luas sebesar 65 hingga 100 m2.
"Tampaknya Daud Kim baru menandatangani kontrak penjualan tanah dan belum mendapatkan kepemilikan. Jika dia mengajukan izin mendirikan bangunan, itu akan menjadi tempat pertemuan keagamaan. sebagai fasilitas tempat tinggal lingkungan, namun mengingat kondisi sekitar, izin tersebut saat ini belum tersedia. Saya kira itu akan sulit," kata seorang pejabat dari Jung-gu.
Nama Daud Kim makin ramai jadi perbincangan publik usai mengumumkan di Instaram pada 13 April 2024 bahwa ia telah membeli sebidang tanah untuk membangun masjid di Pulau Yeongjong, Incheon. Kemdian ia juga mencantumkan nomor rekening dan meminta donasi untuk pembangunan masjid tersebut.
Baca Juga: Piala Asia U-23: Pede Lolos ke Perempat Final, Shin Tae-yong Mulai Analisa Korea dan Jepang
Setelah mengetahui fakta tersebut, muncul unggahan di komunitas lokal yang menentang pembangunan masjid tersebut. Terdapat beberapa cuitan yang disampaikan di forum warga Pulau Yeongjong terkait pembangunan tempat ibadah di wilayah mereka.
"Pembukaan fasilitas keagamaan Islam adalah soal hak warga untuk bertahan hidup dan Ada risiko tinggi umat beragama akan berbondong-bondong datang ke sana daerah," kata seseorang di forum warga Pulau Yeongjong
Di sisi lain, Daud Kim mengklarifikasi dalam sebuah wawancara media, bahwa pembangunan tempat ibadah dilakukan di lokasi terpencil dan berskala kecil. Sehingga tidak akan menimbulkan kerusakan pada daerah sekitar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








