Siap Jadi Capres AS, Kamala Harris Bakal Lakukan Segalanya untuk Kalahkan Donald Trump

AKURAT.CO Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris, menyatakan siap mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat, setelah Joe Biden menarik diri dari pencalonannya.
Pernyataan tersebut disampaikan Harris usai Biden memutuskan mendukung wakil presidennya sendiri untuk maju sebagai capres dari Partai Demokrat.
"Saya merasa terhormat atas dukungan dari Presiden Biden dan saya berniat mendapatkan dan memenangi nominasi (dari Partai Demokrat)," ujar Harris dalam pernyataan di media sosial X, pada Minggu (21/7/2024) waktu setempat.
Harris juga mengucapkan terima kasih atas kepemimpinan luar biasa Biden sebagai Presiden AS dan jasa-jasanya kepada negara sepanjang beberapa dasawarsa.
Baca Juga: Indonesia Produsen Kelapa Terbesar Kedua di Dunia, Jokowi Minta Produksi Ditingkatkan
"Saya akan melakukan segala yang dapat saya lakukan untuk menyatukan Partai Demokrat, dan menyatukan negara kita, untuk mengalahkan Donald Trump dan proyek ekstremnya," jelasnya.
Mantan Presiden AS, Bill Clinton, dan istrinya mantan Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton, langsung menyatakan dukungan kepada Harris.
Pasangan tersebut merupakan salah satu figur penting di Partai Demokrat.
"Kami merasa terhormat untuk mendukung Wakil Presiden Harris dan akan melakukan apapun yang kami bisa untuk mendukungnya," kata Clinton.
Sementara, mantan Presiden AS, Barack Obama, belum secara gamblang menyatakan dukungan kepada Harris.
Baca Juga: Hari Kebaya Nasional Dirayakan 24 Juli, Ini Hukum Merayakan Tradisi dan Budaya Menurut Islam
Dalam pernyataannya, Obama hanya menyampaikan dukungan atas keputusan mantan wakil presidennya mundur sebagai capres.
"Saya yakin, bagi dia yang memahami kondisi politik sekarang dan lantas memutuskan bahwa dia harus meneruskan estafet kepemimpinan kepada calon lain, merupakan salah satu keputusan tersulit dalam hidupnya," jelasnya.
Pernyataan Biden mengakhiri spekulasi atas nasib pencalonannya untuk masa jabatan kedua, khususnya setelah performanya dinilai buruk dalam debat pilpres pertama melawan Donald Trump, yang telah resmi menjadi capres dari Partai Republik.
"Saya telah memutuskan untuk tidak menerima nominasi tersebut dan memfokuskan seluruh energi saya kepada tugas saya sebagai Presiden selama sisa masa jabatan saya," kata Biden lewat media sosial X @JoeBiden.
Baca Juga: ICW Dukung Penyelidikan Obstruction of Justice Pelarian Harun Masiku
Biden langsung mengumumkan dukungannya untuk Kamala Harris yang akan menggantikannya sebagai capres.
"Hari ini saya ingin memberikan dukungan dan dukungan penuh saya agar Kamala menjadi calon partai kita tahun ini," ujarnya.
Meski telah mengantongi dukungan dari Biden, Harris tak otomatis resmi menjadi calon presiden dari Partai Demokrat sebelum penentuan dalam konvensi nasional.
Konvensi Nasional Partai Demokrat dijadwalkan berlangsung pada 19-22 Agustus 2024 di Chicago.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Asmara 22 Juli 2024: Aries Mulai Bosan dalam Hubungan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








