Profil Kamala Harris, Capres AS Pengganti Joe Biden dalam Pemilu Melawan Donald Trump

AKURAT.CO Joe Biden secara resmi mengundurkan diri dari pemilihan presiden Amerika Serikat (AS).
Dalam pengumumannya, Presiden AS tersebut juga menyatakan dukungannya untuk Wakil Presiden Kamala Harris sebagai penggantinya dalam pemilu melawan Donald Trump.
Mendapatkan dukungan dari Presiden Joe Biden, Wakil Presiden Kamala Harris pun menyatakan kesiapannya untuk maju mewakili Partai Demokrat dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 2024.
Sehubungan dengan itu, ketahui berikut profil Kamala Harris yang menjadi pengganti Joe Biden di Pilpres 2024.
Profil Kamal Harris
Kamala Harris lahir pada 20 Oktober 1964 di Oakland, California, Amerika Serikat.
Ayah Kamala Harris adalah orang Jamaika yang mengajar di Universitas Stanford.
Ibunya, putri seorang diplomat India, adalah seorang peneliti kanker.
Adik perempuan Kamala Harris, Maya, kemudian menjadi advokat kebijakan publik.
Ia menjabat sebagai Wakil Presiden ke-49 Amerika Serikat (2021–2025) dalam pemerintahan Demokrat di bawah Presiden Joe Biden.
Kamala adalah wanita pertama, orang Afrika-Amerika pertama, dan orang Amerika keturunan Asia pertama yang memegang jabatan tersebut.
Sebelumnya, ia bertugas di Senat AS (2017–2021) dan sebagai Jaksa Agung California (2011–2017).
Setelah mempelajari ilmu politik dan ekonomi (B.A., 1986) di Howard University, Kamala memperoleh gelar sarjana hukum (1989) dari Hastings College.
Pada 2014, ia menikah dengan pengacara Douglas Emhoff.
Dianggap sebagai bintang baru dalam Partai Demokrat, dia direkrut untuk mencalonkan diri di kursi Senat AS yang dipegang oleh Barbara Boxer, yang akan pensiun.
Pada awal 2015 Kamala mendeklarasikan pencalonannya dan dalam kampanyenya, ia menyerukan reformasi imigrasi dan peradilan pidana, kenaikan upah minimum, dan perlindungan hak-hak reproduksi perempuan.
Baca Juga: Segera Dibuka! Link Beli dan Harga Tiket Konser Cigarettes After Sex Jakarta 2025
Dia dengan mudah memenangkan pemilu 2016. Saat menjabat pada Januari 2017, Kamala menjadi orang Amerika keturunan India pertama di Senat dan wanita kulit hitam kedua.
Dia bertugas di Komite Intelijen dan Komite Kehakiman, di antara tugas-tugas lainnya.
Tak lama kemudian, Kamala Harris mengumumkan pencalonannya sebagai calon presiden dari Partai Demokrat pada 2020.
Pada bulan November, ia menjadi perempuan kulit hitam pertama yang terpilih sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







