Kim Jong Un Tinjau Fasilitas Uranium, Korea Utara Kembali Fokus pada Senjata Nuklir

AKURAT.CO Korea Utara baru-baru ini mengungkap sekilas fasilitas rahasia untuk pengayaan uranium, menandakan upaya mereka dalam memperkuat senjata nuklir.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, mengunjungi lokasi tersebut dan memerintahkan peningkatan besar-besaran jumlah senjata nuklir untuk pertahanan negara.
Kunjungan ini diwartakan oleh media pemerintah Korea Utara, yang menyebutkan bahwa Kim meninjau ruang kontrol fasilitas pengayaan uranium serta lokasi konstruksi yang bertujuan memperluas kapasitas produksi nuklir.
Foto-foto dari kunjungan tersebut menunjukkan Kim berjalan di sepanjang barisan sentrifugal, alat penting dalam proses pengayaan uranium.
Kim mengatakan Korea Utara membutuhkan pertahanan yang lebih besar dan kemampuan serangan preemptif karena
"Ancaman nuklir anti-(Korea Utara) yang dilakukan oleh pasukan bawahan yang dipimpin imperialis AS telah menjadi lebih tidak terselubung dan melewati garis merah," kata Agensi Berita Sentral Korea (KCNA), dikutip dari Apnews.com, Senin (16/9/2024).
Kendati tidak disebutkan secara pasti lokasi fasilitas tersebut, ini adalah pertama kalinya Korea Utara kembali mengungkapkan keberadaan fasilitas pengayaan uranium setelah sebelumnya diperlihatkan pada tahun 2010 di Yongbyon.
Langkah ini dinilai sebagai tekanan terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.
Korea Selatan mengecam keras upaya Korea Utara, menyebut program nuklir tersebut sebagai ancaman serius terhadap perdamaian dunia.
Sementara itu, para ahli memperkirakan bahwa Korea Utara saat ini memiliki 20 hingga 60 senjata nuklir, dengan kapasitas produksi yang terus meningkat setiap tahun.
Selain pengembangan nuklir, Korea Utara juga meningkatkan kerja sama militer dengan Rusia, termasuk dalam penyediaan senjata konvensional.
Hal ini menambah kekhawatiran internasional terkait tujuan strategis jangka panjang Korea Utara di kawasan Asia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








