AS Serang Iran: Ini 4 Hal yang Harus Diketahui dan Skenario Lanjutan

AKURAT.CO Serangan militer besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat ke tiga fasilitas nuklir Iran pada Sabtu lalu menandai eskalasi baru dalam konflik di Timur Tengah.
Dalam operasi bernama “Midnight Hammer”, AS menjatuhkan puluhan senjata presisi ke situs-situs penting di Fordo, Natanz, dan Isfahan.
Di tengah kecaman global dan pujian dari sekutunya, berikut empat hal penting yang perlu diketahui serta dampak lanjutan yang mungkin terjadi.
Baca Juga: Apa Itu Selat Hormuz dan Mengapa Penting bagi Dunia?
1. AS Resmi Terjun Langsung dalam Konflik
Sebelumnya hanya bertindak defensif, kali ini AS secara terbuka menyerang fasilitas nuklir Iran.
Serangan ini melibatkan lebih dari 125 pesawat dan rudal Tomahawk yang diluncurkan dari kapal selam, menandai keterlibatan langsung Washington dalam ketegangan yang selama ini lebih didominasi oleh Iran dan Israel.
2. Iran Ancam Balas dan Kecam Serangan Sebagai Pelanggaran Hukum
Pemerintah Iran menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap Piagam PBB.
Meskipun belum mengumumkan respons militer, Teheran menegaskan semua opsi terbuka untuk mempertahankan kepentingannya.
Negara-negara seperti Rusia dan PBB mengutuk aksi tersebut, sementara sekutu Eropa mendesak jalur diplomasi.
Baca Juga: AS Bombardir Iran, Dunia Terbelah Hadapi Krisis Baru di Timur Tengah
3. Dukung-Dukungkan Politik di AS Memanas
Langkah Presiden Trump menuai dukungan dari Partai Republik, tetapi dikritik keras oleh banyak politisi Demokrat yang menilai tindakan tersebut inkonstitusional karena dilakukan tanpa persetujuan Kongres.
Ketegangan politik domestik pun ikut meningkat di tengah risiko yang kini dihadapi pasukan AS di Timur Tengah.
4. Wacana Pergantian Rezim dan Ketidakpastian Global
Selain menghantam infrastruktur nuklir Iran, Trump secara tersirat mengisyaratkan dorongan terhadap pergantian rezim di Teheran.
Meski dampak jangka panjang dari serangan ini belum sepenuhnya jelas, para analis menilai situasi berisiko berkembang ke konflik yang lebih luas dan mengganggu stabilitas kawasan.
Baca Juga: Konflik Iran-AS Meluas, Dunia Hadapi Krisis Energi dan Ketidakpastian Ekonomi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







